KELISANAN DALAM NOVEL SEMAR MENCARI RAGA KARYA SINDHUNATA

Mohammad Angga Saputro

Sari

Kehadiran sastra tulis tidak serta merta meninggalkan aspek kelisanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek atau ciri kelisanan dalam novel Semar Mencari Raga karya Sindhunata. Teori yang digunakan adalah teori kelisanan Walter J. Ong. Objek kajian yang digunakan adalah aspek kelisanan dalam novel Semar Mencari Raga karya Sindhunata. Data penelitian berupa bahasa dalam novel novel Semar Mencari Raga karya Sindhunata. Metode yang digunakan adalah baca dan catat. Hasil yang diperoleh adalah adanya aspek atau ciri lisan dalam novel Semar Mencari Raga karya Sindhunata yang meliputi aditif alih-alih subordinatif, agregatif alih-alih analitis, berlebih-lebihan, konservatif atau tradisional, dekat dengan kehidupan manusia sehari-sehari, bernada agonistik, empatis dan partisipatif, alih-alih berjarak secara objektif, bergantung situasi alih-alih abstrak. Hal tersebut menunjukkan masih adanya fenomena kelisanan dalam karya sastra berupa novel yang merupakan produk budaya tulis. Hal tersebut menandai hidupnya konsep kelisanan di dalam budaya tulis atau budaya yang telah mengenal tulisan serta masih didapati aspek kelisanan dalam sastra tulis.

Kata kunci: kelisanan; novel; sastra; Semar Mencari Raga

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Amir, A. (2013). Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Dewi, L. S. (2020). Yang Laju dan Yang Kini: Kajian Terhadap Sajak “Pada Senja” Karya Ajip

Rosidi. Transformatika, 4(1), 01-13.

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Fang, L. Y. (1991). Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik. Jakarta: Erlangga.

Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurniawan, B. (2014). Aspek-Aspek Kelisanan dalam Prosaliris Pengakuan Pariyem Karya

Linus Suryadi AG. Mabasan, 8(1), 14-33.

Ong, W. J. (2013). Kelisanan dan Keberaksaraan (R. Iffati, penerjemah). Yogyakarta: Gading

Publishing.

Ratna, N. K. (2011). Antropologi Sastra Peranan Unsur-Unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Shindunata. (1996). Semar Mencari Raga. Yogyakarta: Kanisius.

Taqwiem, A. (2017). Ekspresi Lisan Novel Seteguk Rindu Karya Hamami Adaby: Perspektif

Walter J. Ong. Narasi, 1(1), 1-10.

Taum, Y. Y. (2011). Studi Sastra Lisan: Sejarah, Teori, Metode, dan Pendekatan Disertai Contoh

Penerapannya. Yogyakarta: Penerbit Lamalera.

Vansina, J. (2014). Tradisi Lisan Sebagai Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.