PENGARUH BETON DAUR ULANG DAN BAHAN TAMBAH FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON STRUKTURAL RAMAH LINGKUNGAN

Ahmad Ghufron Ismail, Andhi Mustofa, Arum Dwicahyani, Muhammad Mahfuzh Ridlo, Kusno Adi Sambowo

Abstract

Berkembangnya pembangunan menyebabkan kebutuhan material konstruksi meningkat. Daur ulang material dapat menjadi salah satu alternatif karena mengurangi pemakaian material alam. Konstruksi dengan agregat daur ulang merupakan konstruksi yang ramah lingkungan. Metode penelitian berupa eksperimen. Agregat daur ulang yang digunakan sebagai subtitusi agregat kasar berupa agregat puing-puing tiang pancang dengan mutu K-350. Persentase pengganti agregat kasar yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Benda uji kuat tekan adalah silinder beton. Benda uji kuat lentur beton adalah prisma. Kadar fly ash yang digunakan 10%. Penambahan kuat tekan yang optimum terjadi pada kadar limbah tiang pancang 50% dan penambahan optimum kuat lentur pada kadar tiang pancang 75%. Oleh sebab itu, material daur ulang berpotensi sebagai material yang dapat dipergunakan sebagai campuran dalam beton stuktural.

 

Kata kunci: agregat daur ulang, fly ash, kuat tekan, kuat lentur

Full Text:

PDF

References

Tjokrodimuljo, Kardiyono. 1996. Teknologi Beton. Arif: Yogyakarta.

Hardjasaputra, Harianto, A. Ciputera dan F. Sutanto. 2008. Pengaruh Penggunaan Limbah Konstruksi Sebagai Agregat Kasar dan Agregat Halus Pada Kuat Tekan Beton Daur Ulang. Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil 2 (KonTekS2), Univ. Atma Jaya Yogyakarta, Pp. 433-445.

Sambowo,K.A.2003.Engineering Properties and Durability Performance of Metakaolin and Metakoalin-PFA Concrete Kusno Sambowo,PhD Thesis.University of Sheffield, 300Pp

Suharwanto. 2005. Perilaku Mekanik Beton Agregat Daur Ulang Aspek Material-Struktural. Departemen Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung.

Christadi Hari. 2002. Analisis Teknik Pondasi 1. UGM : Yogyakarta.