Aktivitas Antibiofilm Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Biji Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923

Claudius Hendraman B. Tobi, Opstaria Saptarini, Ismi Rahmawati

Abstract

Biofilm merupakan kumpulan dari sel-sel mikrobial yang melekat secara ireversibel pada suatu permukaan dan terbungkus dalam matriks EPS (Extracellular PolymericSubstances). Salah satu bakteri infeksius yang memproduksi biofilm adalah S. aureus. Biji pinang diketahui mengandung flavonoid, alkaloid dan tanin yang memiliki mekanisme antibiofilm dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibiofilm ekstrak dan fraksi biji pinang terhadap bakteri S. aureus. Ekstraksi biji pinang dilakukan dengan metode maserasi, fraksinasi dilakukan dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut air, etil asetat dan n-heksan. Aktivitas penghambatan dan degradasi biofilm dilakukan dengan metode pewarnaan kristal violet yang dibaca pada panjang gelombang 595 nm. Persen peghambatan dan degradasi yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik ANAVA dua arah. Persen penghambatan dan degradasi tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak etanolyaitu secara berturut-turut 70,17% dan 54%dengan nilai IC50 secara berturut-turut yaitu -0,4 mg/ml dan 5,9 mg/ml. Hasil uji statistik menunjukkan setiap kelompok sampel dan konsentrasi memberikan pengaruh yang signifikan pada persen penghambatan dan degradasi biofilm.

Keywords

antibiofilm; ekstrak; fraksi; biji pinang; S. aureus

Full Text:

PDF

References

Agustie, A.W.D. dan Samsumaharto, R.A. (2013). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Maserasi Daun Kelor (Moringa oleifera, Lamk.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Biomedika, 6(2): Hal.14-19.

Archer, N.K., Mazaitis, M.J., Costerton, J.W., Leid, J.G., Powers, M.E., dan Shirtliff, M.E. (2011). Staphylococcus aureus biofilms: properties, regulation, and roles in human disease. Virulence. Sep-Oct; 2(5):445-59.

Asahi, Y., Noiri, Y., Miura, J., Maezono, H., Yamaguchi, M., Yamamoto, R., Azakami, H., Hayashi, M., dan Ebisu, S. (2014). Effects of the tea catechin epigallocatechin gallate on Porphyromonas gingivalis biofilms. Journal of applied microbiology, 116(5), 1164–1171.

BPOM. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 32 Tahun 2019 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Tradisional. Jakarta: BPOM.

Endarini, LH. (2016). Farmakognosi dan Fitokimia. Jakarta: Pusdik SDM Kesehatan.

Faden, A. A. (2018). Evaluation of Antibacterial Activities of Aqueous and Methanolic Extracts of Areca Catechu Against Some Opportunistic Oral Bacteria. Biosci Biotech Res Asia; 15(3).

Gunardi, W.D. (2014) Peranan Biofilm dalam Kaitannya dengan Penyakit Infeksi. Jakarta: Universitas Kristen Krida Wacana.

Jawetz, Melnick, dan Adelberg’s. (2016). Medical Microbiology, Twenty-Seventh Edition. New York: McGraw-Hill Education.

Joshi, M., Kavita, G., Sneha, M., dan Sneha, S. (2012). Pharmacological Investigation of Areca Catechu Extracts for Evaluation of Learning, Memory and Behavior in Rats. Int Curr Pharma J, 1(6), 128-132.

Kementrian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia Suplemen II. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementrian Kesehatan RI. (2020). Farmakope Indonesia. Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kining, E., Syamsul, F., dan Novik, N. (2016). Aktivitas Antibiofilm Ekstrak Air Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa secara In Vitro. Current Biochemistry. 2(3): Hal.150-163.

Klein, M.H.F., Santos, M.J.C., Klein, R.C., De Souza, G.N. dan Ribon, A.D.O.B. (2015). An Association between Milk and Slime Increases Biofilm Production by bovine Staphylococcus aureus. BMC Vet Res, 11(3), 1-8.

Lahiri, D., Dash, S., Dutta, R., dan Nag, M. (2019). Elucidating the effect of anti-biofilm activity of bioactive compounds extracted from plants. Journal of biosciences, 44(2), 52.

Lee, J.H., Park, H., Cho, H.S., Joo, S.W., Cho, M.W., dan Lee, J. (2013). Anti-biofilm activities of quercetin and tannic acid against Staphylococcus aureus, Biofouling, 29(5), 491-499.

McMurry, J. E. (2012). Organic Chemistry 8th Edition, Boston: Brooks/Cole Cengage Learning.

Memariani, H., Memariani, M., dan Ghasemian, A. (2019). An overview on anti-biofilm properties of quercetin against bacterial pathogens. World journal of microbiology & biotechnology, 35(9), 143.

Nurhayati, T, D. Aryanti, dan Nurjanah. (2009). Kajian Awal Potensi Ekstrak Spons Sebagai Antioksidan. Jurnal Kelautan Nasional. 2(2):43-51.

Peng, W., Liu, Y. J., Wu, N., Sun, T., He, X. Y., Gao, Y. X., dan Wu, C. J. (2015). Areca catechu L. (Arecaceae): a review of its traditional uses, botany, phytochemistry, pharmacology and toxicology. Journal of ethnopharmacology, 164, 340–356.

Rachmawati, S., Fazeri, R. L. dan Ika, N. (2020). Gambaran Penggunaan Antibiotik di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 6(1), 12-21.

Refi, M.R. (2016). Antimicrobial, Anti-Biofilm, Anti-Quorum Sensing and Synergistic Effects of Some Medicinal Plants Extract (Thesis of Master of Biological Science/Medical Technology), The Islamic University–Gaza.

Sa'dah, H dan Henny, N. (2015). Perbandingan Pelarut etanol dan Air pada Pembuatan Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine americana merr.) Menggunakan Metode Maserasi. Jurnal Ilmiah Manuntung. 1(2): Hal.149-153.

Shamim, S. dan Maryam, K. (2017). Phytochemical Screening by High Performance Liquid Chromatography (HPLC) And Antimicrobial Activity of Different Solvent Fractions of Areca Nuts Against Bacillus Subtilis Biofilm. Int. Res. J. Pharm, 8(10): Hal.29-37.

Shen, X., Chen, W., Zheng, Y., Lei, X., Tang, M., Wang, H., dan Song, F. (2017), Chemical composition, antibacterial and antioxidant activities of hydrosols from different parts of Areca catechu L. and Cocos nucifera L., Industrial Crops and Products, 96, 110-119.

Vastrad, V. J., Goudar, G., A. Byadgi, S., dan Bhairappannavar, S. D. (2021). Areca catechu Slurry: A Rich Source of Phenolics and Flavonoids. Asian Journal of Chemistry, 33(2), 271-275.

Vinay, S.P.; dan Chandrasekhar, N. (2019). Facile Green Chemistry Synthesis of Ag Nanoparticles Using Areca catechu Extracts for the Antimicrobial Activity and Photocatalytic Degradation of Methylene Blue Dye. Materials Today: Proceedings, 9(3), 499–505.

Wang, R., Pan, F., He, R., Kuang, F., Wang, L., dan Lin, X. (2021). Arecanut (Areca catechu L.) seed extracts extracted by conventional and eco-friendly solvents: Relation between phytochemical compositions and biological activities by multivariate analysis. Journal of Applied Research on Medicinal and Aromatic Plants, 25, 100336.

Zmantar, T., Kouidhi, B., Miladi, H., Mahdouani, K., dan Bakhrouf, A. (2010). A microtiter plate assay for Staphylococcus aureus biofilm quantification at various pH levels and hydrogen peroxide supplementation. The new microbiologica, 33(2), 137–145.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.