PEMAKNAAN KEKERASAN SIMBOLIK DALAM PELECEHAN SEKSUAL SECARA VERBAL (CATCALLING)

Eugenia Prasmadena Tapianauli Rahayu Pitaloka, Addin Kurnia Putri

Abstract


AbstractVerbal sexual harassment (catcalling) nevertheless referred to as normalized sexual harassment in Indonesia. Indonesian people have been tending to underestimate catcalling as it does not have an impact that may be visible with undeniable sight. According to Bourdieu, symbolic violence is violence that is carried through subtly, so that catcalling is a form of symbolic violence. The cause of this study at is to discover the significant categorization and the impact of catcalling from numerous value constructed inside every informant withinside form of an arena, habitus, and capital. The topic of this study were divided into two, particularly female informants as victims of catcalling and male informants as perpetrators of catcalling. This research used qualitative research with a phenomenological method and used the theory of symbolic violence by Pierre Bourdieu. Observation, interviews, and additionaly assiting documentation used as data collection techniques while theory triangulation and source triangulation used as the validity of the data in this thesis. The consequences in the study field showed that there were three interpretations of catcalling, particularly catcalling is interpreted as harassment and violence, catcalling is interpreted as harassment, but not violence, and catcalling is interpreted not as harassment and violence, while the impact felt through every informant concerned catcalling has the positive impact felt by men as perpetrators of catcalling did not have any impact on some informants and had a negative impact even to the trauma level experienced by female informants as victims of catcalling.

Keyword: catcalling, harassment, phenomenological method, Sebelas Maret University.

Abstrak: Pelecehan Seksual secara verbal (catcalling) masih menjadi pelecehan seksual yang dinormalisasi di Indonesia. Masyarakat Indonesia cenderung meremehkan mengenai catcalling karena tidak menimbulkan dampak yang dapat dilihat kasat mata. Menurut Bourdieu, kekerasan simbolik adalah kekerasan yang dilakukan secara halus, sehingga catcalling merupakan salah satu bentuk dari kekerasan simbolik. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan kategorisasi pemaknaan dan dampak catcalling dari berbagai konstruksi nilai dalam diri setiap informan dalam bentuk arena,habitus dan modal. Subjek penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu informan wanita sebagai korban catcalling dan informan laki-laki sebagai pelaku catcalling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan menggunakan teori Kekerasan Simbolik dari Pierre Bourdieu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan juga dokumentasi pendukung. Untuk validitas data yang digunakan adalah validitas data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Hasil penelitian di lapangan adalah adanya tiga pemaknaan mengenai catcalling, yaitu catcalling dimaknai sebagai pelecehan dan kekerasan, catcalling dimaknai sebagai pelecehan namun bukan kekerasan, dan catcalling dimaknai bukan sebagai pelecehan dan kekerasan, sementara dampak yang dirasakan setiap informan mengenai catcalling adalah dampak positif yang dirasakan informan laki-laki sebagai pelaku catcalling, tidak berdampak apapun bagi beberapa informan dan dampak negatif bahkan sampai pada trauma yang dialami informan wanita sebagai korban catcalling.

Kata Kunci: catcalling,kekerasan,fenomenologi,Universitas Sebelas Maret


Full Text:

PDF
rticle

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku:

Arikunto,S. 2009. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi

Revisi 6. Jakarta:Rineka Cipta

Bourdieu,P. Dominasi Maskulin terjemahan oleh Stephanus Aswar

Herwinarko, (Yogyakarta: Jalasutra, 2010), h. 7

Cresswell, John W. 2014. Research design pendekatan kualitatif,

kuantitatif, dan mixed. Yogyakarrta: Pustaka Pelajar

Haryatmoko. 2010. Dominasi Penuh Tipu Muslihat, Akar Kekerasan dan

Diskriminasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Mansour,Fakih.2013. Analisis Gender dan Transformasi Sosial,

Yogyakarta :Pustaka Pelajar.

Nugroho,Riant. 2008. Gender dan Administrasi Publik: Studi tentang

Kualitas Kesetaraan Gender dalam Administrasi Publik Indonesia Pasca Reformasi 1998-2002. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Richard Jenkins, Membaca Pikiran Bourdieu (Bantul: Kreasi Wacana,

, hlm. 125

Ritzer,George. 2012. Teori Sosiologi. Yogyakarta:Pustaka Pelajar

Sihite, Romany. (2007).Perempuan, Kesetaraan, dan Keadilan Suatu

Tinjau Berwawasan Gender. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 2007), hlm 2

Internet:

Elvira, Monica. “Kenali dan Hentikan catcalling”, dalam

http:/student.cnnindonesia.com/kenali-dan-hentikan-catcalling, diakses pada tanggal 10 Oktober 2020.

Nur Zahra, Wan Ulfa. Testimoni Kekerasan Seksual: 174 Penyintas, 79

Kampus, 29 Kota, dalam https://tirto.id/testimoni-kekerasan-seksual-174-penyintas-79-kampus-29 kotadmTW, diakses pada 8 Oktober 2020.




DOI: https://doi.org/10.20961/jodasc.v4i1.52498

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Recent Issues