Analisis Intensitas Cahaya di Dalam Ruangan dengan Menggunakan Aplikasi Smart Luxmeter Berbasis Android

Sheika Ika Putri, Sudarti Sudarti

Abstract

Sistem pencahayaan merupakan suatu yang sangat penting untuk diperhatikan karena kesehatan mata kita akan terganggu dengan minimny intensitas cahaya. Di dalam suatu ruangan terutamanya ruang kerja harus memiliki cahaya yang memadai sesuai dengan standar yang telah di tentukan. Analis pengukuran intensitas cahaya dengan menggunakan lux meter digital untuk mengetahui nilai intensitas cahaya, percobaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah intensitas cahaya di dalam  ruangan sudah atau belum memenuhi standart SNI 16-7062-2004. Lux meter digital yang digunakan dapat mengukur besar intensitas cahaya yang dihasilkan dari ruangan yang sudah di siapkan dengan menggunakan lampu LED 3 watt dengan ukuran ruangan 3×3 meter. Pengambilan data dilakukan dengan cara meletakkan luxmeter di setiap sudut ruangan pada jarak yang sama antara sumber cahaya dengan luxmeter yaitu 2 meter. Untuk mengetahui efektivitas intensitas cahaya di ruangan tersebut maka hasil pengukuran dengan lux meter dibandingkan dengan SNI. Data hasil percobaan yang telah dilakukan belum memenuhi syarat SNI untuk penerangan di ruang kerja, besar nilai rata- rata intensitasnya yaitu 12,25 Lux, 153 lumen dalam waktu 15 sekon dengan menggunakan kalibrasi sebesar 100%.

Keywords

intensitas; luxmeter; perbandingan; sumber cahaya

References

Atmam dan Zulfahri. (2015). Analisis intensitas penerangan dan peggunaan energi listrik di laboratorium komputer sekolah dasar negeri 150 pekanbaru. 1693-2390. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri 13 (1).

Cahyantari, Listiana., Rif’ati Dina H., Bambang Supriyadi. (2016). Analisis pencahayaan di ruang kuliah gedung fisika universitas jember denngan menggunakan calculux indoor 5.0B. Jurnal Pembelajaran Fisika 5 (1).

Hutauruk, Okasantoso Fajar., Atmam dan Usaha Situmeang. (2017). Analisis intensitas pencahayaan pada lapangan plane futsal rumbai pekanbaru. 2548-6888. Jurnal Sain, Energi, Teknologi dan Industri 2 (1).

Mappalotteng, Muis Abdul dan Syahrul. (2015). Analisis penerangan pada ruangan di gedung program pascasarjana unm makassar. Jurnal Saintific Pinisi 1 (1).

Muharnis dan Khoirudinsyah. (2017). Analisa perbandingan pengukuran intensitas cahaya peakteach tipe 5035 dengan sensor ldr berbasis mikrokonteroller atmega 8535 di gedung teknik elektro politeknik negeri bangkalis. Jurnal Sainstek STT Pekanbaru 5 (1).

Pamungkas, M., Hafiddudin dan Yuyun Siti Rohmah. (2015). Perancangan dan realisasi alat pengukur intensitas cahaya. 2338-8323. Jurnal Elkomika 2 (3).

Parera, M L., Hendrik Kenedy Tupan dan Victor Puturuhu. (2018). Pengaruh intensitas penerangan pada laboratorium dan bengkel jurusan teknik elektro. Jurnal Simetrik 8 (1).

Putra, Gutur Adi Bobby dan Gunawan Madyono. (2017). Analisis intensitas cahaya pada area produksi terhadap keselamatan dan kenyamanan kerja sesuai dengan standar pencahayaan. 1693-2102. Jurnal Optimasi Sistem Industri 10 (2).

Sitorus, B. Tulus., Farel H. Napitupulu dan Himsar Ambarita. (2014). Korelasi temperatur udara dan intensitas radiasi matahari terhadap performasi mesin pendigin siklus adsorbsi tenaga matahari. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Cylinder 1(1).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.