Peran Platform Laporcovid Sebagai Media Komunikasi Untuk Penanganan Pandemi Covid-19

Rizky Kurniawan Syah Putra, Bonifatius Wisnumurti Bayuaji, Sophia Arina Zahra

Abstract

Wabah covid-19 telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global, sehingga
diperlukan sebuah strategi dalam penanganan pandemi serta keterbukaan akses
informasi kepada masyarakat yang terkoordinasi dan berkelanjutan untuk membentuk perilaku masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Informasi yang dapat dipercaya, akurat, dan dapat diakses tentang pandemi berguna untuk mengurangi risiko penularan virus dan menghindari disinformasi oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis peran platform laporcovid dalam penangangan pandemi Covid-19 dan menganalisis feedback dari masyarakat terhadap platform laporcovid selama masa pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara semi berstruktur dan observasi sebagai metode alat pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporcovid memiliki banyak peran yang berdampak terhadap penanganan pandemi covid-19. Peran tersebut meliputi pengkomunikasian data, informasi serta situasi riil terkait Covid-19 di masyarakat; advokasi kebijakan oleh pemerintah terkait penanganan pandemi Covid-19; dan pengkomunikasian risk management terkait Covid-19 kepada masyarakat.

Keywords

Media Sosial, Komunikasi Massa, Pandemi Covid-19, Advokasi

References

Aeni, N. (2021). Pandemi COVID-19: Dampak Kesehatan, Ekonomi, & Sosial. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 17(1), 17-34. Atkinson, P., Gobat, N., Lant, S., et al. (2020), “Understanding the policy dynamics of COVID-19 in the UK:14 early findings from interviews with policy makers and health care professionals”, Social Science and Medicine, Vol. 266, pp. 1-6. Croteau D. (1997). Media/Society: Industries, Images, and Audiences. Pine Forge Press. Denis McQuail. (2000). Mc Quail’s Communication Theory (4th edition ed.). Sage Publications. Dicky Prastya. (2022, February 23). Jumlah Pengguna Media Sosial Indonesia Capai 191,4 Juta per 2022. Suara.com. Retrieved May 24, 2022, from https://www.suara.com/tekno/2022/02/23/191809/jumlahpenggunamedia-sosial-indonesia-capai-1914-juta-per-2022. Gamble, T. K., & Gamble, M. (2002). Communication Works. McGraw-Hill. Howard, & Parks. (2012). Social Media and Political Change: Capacity, Constraint, and Consequence. Journal of Communication, 62. https://www.researchgate.net/publi cation/233729903_Social_Media_and_Political_Change_Capacity_Constraint_and_Consequence Jalaluddin Rakhmat. (1985). Psikologi komunikasi. Remadja Karya. Liliweri, A. (2010). Strategi komunikasi masyarakat. Penerbit & distribusi, LKiS Yogyakarta. Parker, S. P. (Ed.). (2003). McGraw-Hill Dictionary of Scientific and Technical Terms. McGraw-Hill Education. Pavlik, J. V. (1998). New Media Technology: Cultural and Commercial Perspectives. Allyn and Bacon. Rogers, E. M. (1986). Communication Technology. Free Press. Roziqin, A., Mas’udi, S. Y., & Sihidi, I. T. (2021). An analysis of Indonesian government policies against COVID-19. Public Administration and Policy. Wahyuni, H. I., Ambardi, K., Winanti, P. S., & Mas' udi, W. (2020). Problem Infodemic Dalam Merespon Pandemi COVID 19. Whitehead, M., Taylor-robinson, D., & Barr, B. (2021). Poverty , Health , and Covid-19 Yet Again, Poor Families Will be Hardest Hit by the Pandemic’s Long Economic Fallout. BMJ, 372(n376).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.