Pengaruh Fly Ash sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Berat Isi dan Kuat Tekan Segmen Kolom Praktis Modular Ramah Lingkungan

Liona Harmoni Utami, Chundakus Habsya, Rima Sri Agustin

Abstract


Limbah fly ash terus meningkat sebanding dengan meningkatnya produksi semen dan kebutuhan manusia dalam penggunaan listrik. Fly ash tergolong dalam limbah B3 berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Penggunaan limbah fly ash pada beton dapat meningkatkan kuat tekan beton, sehingga menjadi salah satu solusi mengurangi dampak negatif limbah fly ash. Fly ash akan digunakan sebagai pengganti sebagian semen dengan 4 variasi sempel segmen kolom praktis (SKPM) berukuran 150 mm x 150 mm x 150 mm dengan lubang tengah berukuran 80 mm x 80 mm x 150 mm sebanyak 32 buah untuk pengujian berat isi dan kuat tekan SKPM. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji: (1) Pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap berat isi Segmen Kolom Praktis Modular (SKPM). (2) Pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap semen kuat tekan SKPM. (3) Hubungan berat isi dan kuat tekan SKPM. (4) Pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap kriteria beton ramah lingkungan. Penelitian metode kuantitatif eksperimental dilakukan di laboratorium. SKPM menggunakan perbandingan semen dan pasir sebesar 1:7 dengan nilai faktor air binder (fab) 0,48. Pengujian berat isi mengacu SNI 1973:2008 dan pengujian kuat tekan mengacu pada SNI 03-0349-1989. Perawatan beton dilakukan selama 28 hari dari waktu pembuatan sampai waktu pengujian. Hasil penelitian ini adalah: (1) Adanya pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap semen mengakibatkan kenaikan berat isi SKPM dengan nilai maksimal sebesar 2013,261 kg/m³ pada variasi fly ash 30%. (2) Adanya pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen mengakibatkan terjadi kenaikan kuat tekan SKPM dengan nilai maksimal sebesar 73,561 kgf/cm² pada variasi fly ash 20%. (3) Berat isi SKPM memenuhi standar SNI 1973:2008 dan kuat tekan SKPM memenuhi standar 03-0349-1989 mutu I dengan nilai maksimal variasi 20% fly ash. (4) Adanya pengaruh fly ash sebagai pengganti sebagian semen memiliki ciri-ciri kriteria beton ramah lingkungan sesuai dengan kategori penilaian Material Resource and Cycle pada perangkat penilaian Greenship Rating Tools versi 1.0 dengan recycle limbah dan membuat material SKPM prapabrikasi.


Keywords


berat isi; fly ash; kuat tekan; prapabrikasi; ramah lingkungan

Full Text:

PDF
rticle

References


Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 1971:2011-Cara Uji Kadar Air Total Agregat Dengan Pengeringan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (1998). SNI-03-4810-1998-Metode Pembuatan dan Perawatan Benda Uji Beton di Lapangan. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (2002). SNI 03-6815-2002- Tata Cara

Badan Standarisasi Nasional. (2002). SNI 03-6825-2002-Metode pengujian kekuatan tekan mortar semen Portland untuk pekerjaan sipil. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (2008). SNI 1970: 2008-Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat halus. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (2008). SNI 1973:2008-Cara uji berat isi, volume produksi campuran dan kadar udara beton. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Badan Standarisasi Nasional. (2012). SNI ASTM C117: 2012-Metode uji bahan yang lebih halus dari saringan 75 m (No. 200) dalam agregat mineral dengan pencucian (ASTM C117-2004, IDT). Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM, 2019. Statistik Ketenagalistrikan 2019. Jakarta: Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM

Green Building Council Indonesia. (2014). Greenship Rating Tools, Greenship untuk Bangunan Baru Versi 1.0. Jakarta: Green Building Council Indonesia

Rutkowska, G., Wichowski, P., Franus, M., Mendryk, M., & Fronczyk, J. (2020). Modification of Ordinary Concrete Using Fly ash from Combustion of Municipal Sewage Sludge. Materials (Basel, Switzerland), 13(2), 487. https://doi.org/10.3390/ma13020487

Setia, H., Habsya, C., Adi, S. (2017). Pengaruh Penggunaan Pecahan Genteng Dan Penambahan Fly ash Terhadap Kuat Tekan Segmen Kolom Modular Dan Beban Aksial Komponen Kolom Sebagai Suplemen Bahan Ajar Mata Kuliah Teknologi Beton. Indonesian Journal of Civil Engineering Education, 1(2). https://doi:10.20961/ijcee.v1i2.18230

Sunarsih, E., Sucipto, T. A. (2017) Tinjauan Penambahan Limbah Styrofoam Dan Fly ash Terhadap Berat Jenis, Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton Ringan Struktural, 7(2), https://DOI: 10.20961/jiptek.v7i2.12690

Widyawati, R. (2011). Studi Kuat Tekan Beton Beragregat Ramah Lingkungan. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Lampung, 15(3), 140975




DOI: https://doi.org/10.20961/ijcee.v9i1.66607

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Indonesian Journal Of Civil Engineering Education



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.