INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DAN MODERNISASI DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN SECARA BERKELANJUTAN

Risa Farihah, Binti Maunah

Abstract

The environment and community are two aspects that are functionally interconnected within the realm of ecology and ecosystems. The natural environment is considered one of the factors that determine the pattern of community life, while the community itself becomes a dominant factor affecting its environment. Therefore, all forms of community activity become phenomena that give a dominant character to a certain geographical area around them. Sociology, as the science that studies relationships among individuals within a society, also examines the social relationship of the community with its environment. The environment in question includes natural resources, soil, water, as well as the flora and fauna within it, which over time have undergone many changes in terms of utilization, initially in a local-traditional manner, and gradually shifting towards more technologically and digitally influenced approaches, especially in the present era closely associated with modernity. Therefore, to accommodate this matter, this study necessary to analyze the patterns of community interaction that previously still upheld elements of local wisdom in the environmental empowerment process, and then link it with modernity in the current era. Thus, the integration of values from both is expected to serve as a foundation for environmental empowerment that can promote sustainable social awareness.

Keywords: sociology, anthropology, local customs, modernization, environmental preservation

 ABSTRAK

Lingkungan serta komunitas masyarakat merupakan dua hal yang saling terkait secara fungsional dalam ranah ekologi dan ekosistem. Dimana lingkungan alam dianggap menjadi salah satu faktor yang menentukan corak kehidupan masyarakat dan masyarakat itu sendiri menjadi faktor dominan terhadap lingkungannya. Sehingga segala bentuk aktivitas masyarakat menjadi fenomena yang memberikan warna dominan terhadap suatu cakupan ruang geografis disekitarnya. Ilmu sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari hubungan antar individu dalam masyarakat turut mengkaji hubungan sosial masyarakat terhadap lingkungannya. Lingkungan yang dimaksud meliputi sumber daya alam, tanah, air serta flora dan fauna di dalamnya yang dari waktu ke waktu banyak mengalami perubahan dalam hal pemberdayaan yang mulanya bersifat lokal-tradisional kemudian lambat laun terjadi perubahan ke arah yang lebih bersinggungan akan teknologi dan digitalisasi terlebih di masa kini yang sangat erat dengan modernitas. Sehingga untuk menyesuaikan hal tersebut, studi ini perlu dilakukan sebagai analisa terhadap pola interaksi masyarakat yang sebelumnya masih memegang unsur kearifan lokal dalam proses pemberdayaan lingkungan, lanjut dikaitkan dengan modernitas di era ini. Sehingga integrasi nilai dari keduanya yang diharapkan mampu menjadi dasar pemberdayaan lingkungan yang mampu mendorong kesadaran sosial secara berkelanjutan.

Kata Kunci: sosiologi, antropologi, kabiasaan lokal, modernisasi, pelestarian lingkungan

 

 

Keywords

sociology, anthropology, local customs, modernization, environmental preservation

Full Text:

PDF

References

Ningrum, Epon. (2007), Pendayagunaan Lingkungan Bagi Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Geografi Gea Vol. 7 No. 1

Sumaatmadja, Nursid. 1996. Manusia dalam Konteks Sosial, Budaya dan Lingkungan Hidup. Bandung: Alfabeta.

Harahap, R.H. & Devika M. BR T. (2024). Gerakan Sosial Pelestarian Lingkungan Hidup Perspektif Struktural Fungsional (Kontribusi Benua Lestari Indonesia di Kota Tanggerang). Jurnal Imu sosial dan Ilmu Politik. https://doi.org/10.56552/jisipol.v5i2.135

Mei, Reginaldis Taju. dkk. (2025). Kearifan Lokal “Peran Tradisi Masyarakat Adat Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan”. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier, Vol 9 No. 6.

Surna Tjahja D, dkk, 2014. Green Economy Ekonomi Hijau edisi revisi, Bandung: Rekayasa Sains.

El Adawiyah, S., & Ramadhan, A. I. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Model Geulis (Gerakan Lingkungan Sehat) Perwujudan Desa Siaga Di Daerah Dramaga Bogor. Baskara, 2(2), 93–106. https://doi.org/10.24853/baskara.2.2.93-106

Sumarmi. (2015). Local wisdom of Osing people in conserving water resources. Jurnal Komunitas, 7(1), 43–51.

Nababan, A. (2003). Pengelolaan sumberdaya alam berbasis masyarakat adat: Tantangan dan peluang. Jurnal Antropologi Indonesia, 27(69), 25–37.

Lesna Nainggolan,L E., Teovani Lodan, K., & Salsabila, L. (2023). Menuju Keberlanjutan Lingkungan: Keterlibatan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Kota Batam. PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(2), 179–188. https://doi.org/10.25299/jiap.2023.13584

Permana, R. C. E., Nasution, I. P., & Gunawijaya, J. (2011). Kearifan lokal tentang mitigasi bencana pada masyarakat Baduy. Makara, Sosial Humaniora, 15(1), 67–76.

Suhartini. (2009). Kajian kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Dalam Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta.

Nur, M.S. & Achmad Husen. (2022), GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. JGG-Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, Vol. 11 No. 1.

Purniawati, Kasana, N., & Rodiyah. (2020). Good Environmental Governance in Indonesia (Perspective Environmental Management). Protection The of and Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 2(1), 43-56.

Addahlawi, H. A., Mustaghfiroh, U., Ni’mah, K.L., Sundusiyah,A., & Hidayatullah, Implementasi A. F. Prinsip (2019). Good Environmental Governance Dalam Pengelolaan Sampah Di Indonesia. JGG- Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 8(2).

Anjani, Yushinta Anjani & Binti Maunah. (2022). Perubahan Sosial Serta Upaya Menjaga Kesinambungan Masyarakat. JPI – Jurnal Pendidikann IPS. Hlm. 52-53.

Fatkuroji, (2022), Dinamika Penerimaan Terhadap Tradisi Lokal di Era Globalisasi : antara Pelestarian dan Modernisasi. Jadwa : Jornal of islamic Education Management. Hal. 145-147.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Smith. L. (2021). Uses of Heritage in the Age of Global Tourism. Routledge.

Giddens, Anthony. (1990). The Consequences of Modernity. Stanford: Stanford University Press. 14-21.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.