MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN JURNAL PAGI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kegitan jurnal pagi sehingga dalam pelaksanaanya dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi kepada kelompok A1 di TK Angkasa Lanud Adi Soemarmo, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, dokumentasi dan unjuk kerja. Teknik uji validitas yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan model analisis deskriptif komparatif dan teknik analisis data kualitatif dengan model interaktif. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan observasi. Hasil penelitian pada pelaksanaan kegiatan jurnal pagi melalui kegiatan pengembangan bahasa yaitu menggambar, bercerita, bercakap-cakap, mendengarkan cerita. Proses kegiatan jurnal pagi yang dilakukan rutin memberi perubahan pada kemampuan bahasa ekspresif anak yaitu anak sudah berani berbicara secara aktif, mengungkapkan hal yang dirasakan dan dipikirkan, berani dalam bertanya dan berpendapat, bertanya dengan beberapa variasi kata tanya, dan menjawab pertanyaan. Penelitian ini memiliki hasil ketuntasan secara klasikal pada siklus ketiga yaitu 14 anak dinyatakan tuntas.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aisy, A. R. (2022). Pengaruh pembelajaran berbasis TPACK terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Al-Islam 4 Surakarta. (Skripsi, Universitas Sebelas Maret).
Aqib, Zainal dkk. 2014. Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru SD, SLB, dan TK. Bandung: CV. Yrama Widya.
Catron dan Allen, dkk. (1999). Early Childhood Curiculum A Creative Play Modell. New Jersey: Merill, Prentice-Hall.
Isnaini, S. N. (2019). Pelaksanaan metode bercakap-cakap dalam pengembangan keterampilan bicara anak kelompok B1 di RA Permata Belia Kalipancur Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018. Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Jaya, I. (2017). Pengaruh menggambar bebas terhadap kemampuan bercerita anak. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 278.
Mayar, F., Putra, F. W., & Monia, F. A. (2023). Menggambar Pada Anak Usia Dini. Sleman: Penerbit Deepublish.
Mufidah, A. (2021). Perkembangan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun melalui bercerita sederhana ditinjau dari aspek sintaksis dan semantik. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 115.
Mayar, F., Putra, F. W., & Monia, F. A. (2023). Menggambar Pada Anak Usia Dini. Sleman: Penerbit Deepublish.
Nurkhalizah, E., & Wahyudin, U. R. (2022). Pelaksanaan kegiatan jurnal pagi dalam menumbuhkan kemampuan bahasa anak usia dini di TK IT Harapan Umat Karawang. Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 93-103.
Rachmawati, F. (2015). Peningkatan kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun melalui kegitan jurnal pagi. Jakarta: Thesis: Universitas Negeri Jakarta.
Robingatin, & Ulfah, Z. (2019). Pengembangan bahasa anak usia dini (analisis kemampuan bercerita anak). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
Sarnah, S., Fadlullah, & Sayekti, T. (2020). Pelaksanaan kegiatan jurnal pagi dalam mengembangkan kemampuan menulis permulaan pada anak usia 5-6 tahun. JPD: Jurnal Pendidikan Dasar, 1-15.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian Pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, M. E. (2018). Upaya Meningkatkan Bahasa ekspresif melalui metode bercerita pada anak usia dini di TK Assalam 2 Pulau Singkep Bandar Lampung. Lampung: Universitas Islam Negeri Randen Intan Lampung.
Susanto, A. (2014). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Tresnaningsih, W. (2015). Kemampuan Menggambar Bebas Sebelum Pembelajaran Pada Anak TK Kelompok A dan B TK AL'IDAD AN-Nur. Jurnal Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 2.
Utami, M. (2021). Implementasi metode jurnal pagi dalam menumbuhkan kemampuan bahasa anak usia 4-6 tahun di TK Negeri Pembina Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang. Digital learning untuk pembangunan berkelanjutan menuju merdeka belajar kampus merdeka (pp. 25-30). Kudus: Universitas Muria Kudus.Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.png)








