MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI TEKNIK MONTASE

Sri Waryanti, Nurul Kusuma Dewi

Abstract

Penelitian ini dilakukan di salah satu taman kanak-kanak di Surakarta yang didasarkan pada rendahnya koordinasi mata-tangan, kontrol penggunaan alat, serta kelenturan pergelangan tangan anak TK  di kelas B. Penelitian ini menggunakan kegiatan montase yang bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak kelas B. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian kinerja dengan instrumen lembar observasi perkembangan motorik halus. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan indikator ketuntasan klasikal 75%, sedangkan indikator yang diukur dalam penelitian ini yaitu koordinasi mata dan tangan, kontrol penggunaan alat dan kelenturan pergelangan tangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus. Ketuntasan klasikal meningkat dari 4% pada pratindakan menjadi 35% pada siklus I dan mencapai 85% pada siklus II. Kegiatan montase terbukti efektif karena melibatkan aktivitas menggunting, menempel, mengatur posisi gambar, serta koordinasi visual-motorik secara terpadu. Penelitian menyimpulkan bahwa montase dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.

Keywords

kemampuan motorik halus; teknik montase; anak usia dini; penelitian tindakan kelas

Full Text:

PDF

References

Arikunto, S. (2015). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (revisi). Rineka Cipta.

Duncum, P. (2000). The theory of collage in art education. Studies in Art Education, 41(3), 229-243. https://doi.org/10.1080/00393541.2000.11651793

Fairuz, A., & Giyartini, R. (2021). Pengaruh kegiatan montase terhadap keterampilan motorik halus anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 745-755. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.745

Grissmer, D., Grimm, K., Aiyer, S., Murrah, W., & Steele, J. (2020). Fine motor skills and early comprehension of the world: Two new school readiness indicators. Developmental Psychology, 56(3), 564-578. https://doi.org/ 10.1037/dev000087

Khadijah, S., Nurafia, N., & Rahman, A. (2020). Koordinasi mata tangan anak usia dini melalui kegiatan seni. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 56-68. https://doi.org/10.31004/paud.v5i1.56

Kusuma, R., & Prasetyo, W. (2022). Analisis perkembangan motorik halus anak usia dini berdasarkan jenis kegiatan bermain. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 7(2), 90-104.

Marcelina, T. (2022). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui teknik montase pada anak usia 4-5 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 77-89.

Ni’ma, A., Utoyo, T., & Laiya, L. (2022). Penggunaan media alam dalam pembelajaran montase untuk anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 23-34.

O’Connor, C., McClelland, M., & Cameron, C. (2020). Longitudinal relations between fine motor skills and academic achievement. Early Childhood Research Quarterly, 59, 156-170. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.12.005

Puspitasari, E., & Alfarisi, F. (2022). Pengaruh media multisensori terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2738-2750. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2738

Putra, R., & Lestari, M. (2022). Penggunaan teknik montase untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 145-156.

Rahmawati, E. (2020). Regulasi emosi dan keterampilan motorik anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 5(2), 80-92.

Sulastri, D., & Nugroho, H. (2022). Integrasi pengembangan motorik dan kreativitas anak usia dini dalam kurikulum PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 7(1), 56-68.

Suryani, E. (2021). Langkah-langkah implementasi teknik montase dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Golden Age PAUD, 6(2), 89-101.

Utami, L., & Ardi, D. (2020). Faktor penyebab keterlambatan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 5(1), 33-44.

Wijayanti, R., & Hadi, F. (2023). Pengembangan motorik halus anak melalui kegiatan manipulatif di taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1078-1090.

Wulandari, D., & Harsono, S. (2021). Stimulasi motorik halus anak melalui kegiatan seni di PAUD. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 65-76.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.