Strategi Berteman Pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Az Zahro Joyotakan Surakarta

Melisa Melisa, Adriani Rahma Pudyaningtyas, Vera Sholeha

Abstract

Masa permulaan merupakan periode penting di mana anak-anak mulai mempelajari berbagai kemampuan dasar, termasuk kemampuan dalam membangun hubungan dengan teman sebaya. Hubungan pertemanan menjadi sarana utama bagi anak untuk belajar bersosialisasi. Untuk dapat menjalin hubungan pertemanan, anak-anak memerlukan strategi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh anak usia 4-5 tahun dalam menjalin hubungan persahabatan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam terciptanya persahabatan tersebut di RA Az Zahro, Joyotakan, Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tiga anak berusia 4-5 tahun dan dua orang guru di RA Az Zahro, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menggunakan berbagai strategi alami dalam membangun hubungan pertemanan. Selain itu, ditemukan pula sejumlah faktor yang mendukung dan menghambat proses anak dalam menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya.

Keywords

pertemanan anak usia dini; strategi berteman; anak usia dini

Full Text:

PDF

References

Danby, S. (2005). Preschool girls, conflict and repair. In J. Mason & T. Fattore (Eds.), Children taken seriously in theory, policy and practice (pp. 172-180). London: Jessica Kingsley.

Danby, S. Thompson., C, Theobald, M., & Thorpe, K. (2012). Children's strategies for making friends when starting school. Australasian Journal of Early Chilhood, 37(2), 63-71.

Dunn J. (2004). Children's Friendship:The Beginnings of Intimacy. VIC, Australia, Malden MA: Blackwell Publishing

Fitriah. (2020). Analisis Perkembangan Sosial Anak Usia 4-5 Tahundi TK Cinta Ananda Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 21.
Howes, C. (1988). Peer Interaction in Young Children. Monographs of the Society for Research in Child Development, 53: 1-78.
Johnson, C., Ironsmith, M., Snow, C. W., & Poteat, G. M. (2000). Peer acceptance and social adjustment in preschool and kindergarten. Early Chilhood Education Journal, 27(4), 207-212.

Kernan, M. & Singer, E. (2010). Peer Relationships in Early Chilhood Education and Care. London: Routledge.

Goldman, B. D & Buysse, V. (2007). Friendship in Very Young Children. In: Saracho ON and Spodek B (eds) Contemporary Perspectives on Research on Socialization and Social Development. Charlotte, NC: Information Age Publishing Inc., pp. 165-192.

Guralnick, MJ. Neville, B. Hammond, MA. Connor, RT. (2007) The friendship of young children with developmental delays: A longitudinal analysis. Journal of Applied Developmentasl Psychology, 28(1), 64-79.

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan Anak Didik. Jakarta: Erlangga.
MacNaughton, G., & Williams, G. (2009). Techniques for teaching young children. Frenchs Forest: Pearson Education.

Maola, P., & Lestari, T. (2021). Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Sekolah Dasar. Journal of Education, Psychology, and Counseling, 219-225.
Miles, M. B. & Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia.

Papalia, D. E., Old s, S. W., & Feldman, R. D. (2010). Human Development Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung alfabeta.


Umi, K. 2021. Interaksi Teman Sebaya dan Relevansinya dengan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TK Merak Ponorogo. Skripsi. IAIN Ponorogo. https://etheses.iainponorogo.ac.id/15554/

Van Hoogdalem AG. Singer E. Eek S. et al. (2013). Friendship in young children: Construction of a behavioural sociometric method. Journal of Early Chilhood Research, 11(3), 236-247.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.