PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI METODE PHONICS DENGAN PENDEKATAN MULTISENSORI
Abstract
Metode phonics dengan pendekatan multisensori dapat membantu anak dalam mengingat huruf karena anak belajar melalui lebih dari satu indra, seperti visual, auditori, dan kinestetik secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun melalui metode phonics. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart dengan pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus dengan 2 pertemuan pada setiap siklusnya yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 10 anak berusia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi foto, dan pretest. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terjadi peningkatan kemampuan mengenal huruf anak melalui metode phonics. Hal tersebut dapat dibuktikan presentase ketuntasa pada saat pra tindakan mencapai 40%, siklus I mencapai 70%, dan siklus II mencapai 80%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode phonics dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Barnett, K. D. (2013). Use of phonics program with early childhood general education and special education students. Phonics in Early Childhood: Jolly Phonics, 1- 24.
Dardjowidjojo, S. (2003). Pengantar pemahaman bahasa manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Dewi, N. L. D. S. (2023). Proses Membaca Kata CVC Bahasa Inggris Menggunakan Metode Fonik. Journal on Education, 5(3), 7826-7834.
Eshiet, O. I. (2014). Synthetic phonics as a tool for improving the reading skills of Nigerian pupils (Doctoral Dissertation). Newcastle University, London.
Faustina, E. (2008). The Effectiveness of Jolly Phonics in Teaching a 4 Year Old Indonesian Child to Read English Text. Journal Universitas Airlangga, 3(2), 74–80.
Jones, C. D., Clark, S. K., & Reutzel, D. R. (2012). Enhancing alphabet knowledge instruction: research implications and practical strategies for early childhood educators. Early Childhood Education, 81-89.
Lloyd, S. (2007). Jolly Phonics Handbook. A Handbook Of Teaching Reading, Writing, and Spelling. London: Jolly Learning Ltd.
Miles, M., Huberman, A., & Saldana, J. (2014). Qualitatives Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publication : Tjejep Rohindi Rohidi, UIPress.
Nasrawi, A., & Al-Jamal, D. (2017). The Effect of Using Jolly Phonics on Jordanian First Grade Pupils’ Reading. International Online Journal of Education and Teaching, 4(2), 106–119.
Ogbemudia, Ifeoma, M., & Alasa, M. V. (2014). Jolly phonics instructional strategy: a panacea to reading difficulty in childhood education. Journal of Education Research and Behavioral Sciences 3, 1-6.
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. (2014).
Piasta, S. B. (2014). Moving to assesment guided differentiated instruction to support young children's alphabet knowledge. The Reading Teacher Vol. 68 Issue 3, 202-211.
Putri, N. A. C. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Phonics (Fonik) Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 Di Sdn Jrebeng Kidul Kota Probolinggo. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 10(2), 31-37.
Rahayu, S. (2017). Pengembangan bahasa pada anak usia dini. Yogyakarta : Kalimedia.
Ruhaena, L. (2008). The Effect of Jolly Phonics Learning Method on The Indonesian and English Initial Literacy Ability In Preschool Children. Jurnal Penelitian Humaniora, 9(2), 192–206.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Sari, Y. I. H. (2016). Letter Name (Alphabet) and Letter Sound (A Field Study at TK Cahaya Bangsa. Utama Yogyakarta ). Parole: Journal Of Linguistics And Education, 6(1), 8–17.
Seefeldt, C., & Wasik, B. A. (2008). Pendidikan anak usia dini menyiapkan anak usia tiga, empat, dan lima tahun masuk sekolah. Jakarta: Indeks.
Subyantoro. (2017). PTK Penelitian Tindakan Kelas. Edisi Kelima. Farishma Indonesia.
Sudiarta. (2017). Pengaruh Metode Jolly Phonics Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Permulaan Bahasa Inggris Pada Anak Kelompok B TK Mahardika Denpasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran Pps Universitas Pendidikan Ganesha, 1(3), 240–251. Https://Ejournal.Undiksha.Ac.Id/Index.Php/Jipp/Article/View/11974/7645
Susanto, A. (2014). Perkembangan anak usia dini: pengantar dalam berbagai aspeknya. Jakarta: Kencana Paramedia Group.
Tampubolon, S. M. (2014). Penelitian tindakan kelas sebagai pengembangan profesi pendidik dan keilmuan. Jakarta: Erlangga.
Trimurtini., Fatma, K.M., Kurniana, B., Nugraheti, S. S. B., & Nursiwi, N. (2023). Penerapan IEP (Individualized Education Program) dengan pendekatan multisensori sebagai wujud pembelajaran berdiferensiasi bagi siswa sekolah dasar inklusi. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 696-704.
Yusuf, H. S. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.png)








