Pemetaan Budaya di Desa Pancoh dalam Usaha Pelestarian Pusaka Budaya
Abstract
Pemetaan pelestarian pusaka budaya di Desa Pancoh, Sleman, dilakukan untuk mengungkapkan potensi-potensi budaya yang ada di pedesaan. Tantangan yang dihadapi adalah kesenjangan antara pariwisata pedesaan dan karakter pedesaan yang mengakibatkan hilangnya identitas kawasan pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempertahankan identitas dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat serta memperkuat kembali budaya pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan partisipasi masyarakat, yang melibatkan observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pemetaan pelestarian pusaka budaya di pedesaan, kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat dapat diperkuat kembali didukung adanya peran dari leadership. Pelaksanaan pemetaan budaya harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah dan masyarakat pedesaan. Proses pemetaan harus melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat dan fokus pada pengembangan potensi wilayah tersebut.
Full Text:
PDFReferences
Adishakti, L.T. (2016), “Pengantar Pelestarian Pusaka”, Pengantar Pelestarian Buadya, available at: https://chc.ft.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/397/2020/04/2016-PENGANTAR-PELESTARIAN-PUSAKA-1.pdf. Agnoletti, Mauro. (2013). Italian Historical Rural Landscapes: Cultural Values for the Environment and Rural Development. Springer Assumma, V. and Ventura, C. (2014), “Role of Cultural Mapping within Local Development Processes : A Tool for the Integrated Enhancement of Rural Heritage Role of Cultural Mapping within Local Development Processes : a Tool for the Integrated Enhancement of Rural Heritage”, No. February 2018, available at:https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/AEF.11.495. City, C. (2010), “Cultural mapping toolkit”, A Partnership Between 2010 Legacies Now & Creative City of Canada. Constantin Ibanescu, B., Stoleriu, O.M. and Munteanu, A. (2018), “The Impact of Tourism on Sustainable Development of Rural Areas : Evidence from Romania”, Sustainability (Switzerland), pp. 1–19. Cook, I. and Taylor, K. (2013), A Contemporary Guide to Cultural Mapping An ASEAN-Australia Perspective. Dunn, K. (2012). Globalization and Its Discontents: Writing the Global Culture. Albany: State University of New York Press. Duxbury, N. (2010). Cultural Mapping: A Practical Guide for Cultural and Creative Sector Development.Bangkok: UNESCO Bangkok. Duxbury, N. (2019), “Cultural mapping, a new tool for community engagement and sustainability”, No. September, pp. 19–20. Duxbury, N. and Maclennan, D. (2015), “Cultural Mapping as Cultural Inquiry Introduction to an Emerging Field of Practice”, pp. 1–42. Fatimah, Titin, Nafi’ah Solikhah, Theresia Budi Jayanti, dan Klara Puspa Indrawati. (2018). Pemetaan Budaya di Kawasan Pedesaan: Studi Kasus Desa Giritengah, Borobudur. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran, dan Ilmu Kesehatan, Vol. 2, No. 2, Oktober 2018: hlm 562-57 Gao, J. and Wu, B. (2017), “Revitalizing traditional villages through rural tourism : A case study of Yuanjia Village , Shaanxi Province , China”, Tourism Management, Elsevier Ltd, Vol. 63, pp. 223–233. Gibson, C. (2011). Cultural Mapping as Cultural Inquiry. London: Routledge. Hall, C. M., & Page, S. J. (2006). The geography of tourism and recreation: Environment, place, and space. Routledge. Hannam, K. (2005). Understanding Cultural Tourism. London: Routledge. Ibanescu, B., Eva, M. and Gheorghiu, A. (2020), “Questioning the Role of Tourism as an Engine for Resilience : The Role of Accessibility and Economic Performance”. Macdonald, S. (2013). Memorylands: Heritage and Identity in Europe Today. London: Routledge. Management, C. for C. (2008), “in The City of L ’ viv : Cultural Mapping”, pp. 1–32. Shen, Jing, & Rung-Jiun Chou. (2022). Rural revitalization of Xiamei: The development experiences of integrating tea tourism with ancient village preservation. Journal of Rural Studies, 90 (2022) 42–52 Vlami, Vassiliki, Ioannis P. Kokkoris, Stamatis Zogaris, Constantinos Cartalis, George Kehayias, & Panayotis Dimopoulos. (2017). Cultural landscapes and attributes of “culturalness” in protected areas: An exploratory assessment in Greece. Science of the Total Environment, 595 (2017) 229–243 Wanitchakorn, Thanapa, & Kaewta Muangasame. (2021). The identity change of rural–urban transformational tourism development in Chiang Mai heritage city: local residents’ perspectives. International Journal of Tourism Cities, Vol. 7 No. 4 2021, pp. 1008-102
Refbacks
- There are currently no refbacks.

