Kesesuaian Pengelolaan Pariwisata di Candi Borobudur Terhadap Konsep Pariwisata Berkelanjutan dalam Mengatasi Overtourism
Abstract
Candi Borobudur sebagai destinasi wisata warisan dunia memiliki tingkat kunjungan yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan tekanan terhadap daya dukung kawasan, kerusakan fisik candi, penurunan kualitas lingkungan, serta berkurangnya kenyamanan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pengelolaan pariwisata di Kawasan Candi Borobudur terhadap konsep pariwisata berkelanjutan dalam mengatasi fenomena overtourism. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan institusi, dan sumber daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata di Candi Borobudur telah menerapkan berbagai upaya yang mendukung prinsip pariwisata berkelanjutan, seperti pembatasan jumlah pengunjung, penerapan visitor management, serta pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat lokal. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait tekanan terhadap daya dukung kawasan, kerusakan fisik candi, kepadatan pengunjung pada area tertentu, serta distribusi manfaat ekonomi yang belum merata. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata telah mengarah pada prinsip pariwisata berkelanjutan, namun masih memerlukan penguatan pada aspek pengendalian pengunjung, koordinasi antar pemangku kepentingan, dan pelibatan masyarakat lokal guna menjaga keberlanjutan kawasan serta mengurangi dampak overtourism.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

