Strategi Pengembangan Desa Wisata dengan Pendekatan Community Based Tourism (CBT) di Desa Wisata Sumberbulu, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Tahun 2024
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Anwas, O. M. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Bandung: Alfabeta. Antara, M. (2015). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat. Yogyakarta: Deepublish. Arum, D. (2022). Kajian Dimensi Community-based Tourism dalam Pengembangan Desa Wisata Sumberbulu. Jurnal Pariwisata, 12(1), 45-60. Asmara, R., dkk. (2024). Pariwisata Berbasis Masyarakat dalam Pengelolaan Desa Wisata : Studi Kasus Desa Bleberan. Jurnal Manajemen Destinasi Pariwisata, 8(2), 112-125. Aulia, N., dkk. (2023). Strategi Pengembangan Wisata Melalui Pendekatan Community Based Tourism di Desa Kemiri. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 15(3), 78-92. Azhari, A. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Fasilitas Wisata Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Penerbit Andi. BPS Kabupaten Karanganyar. (2024). Kabupaten Karanganyar Dalam Angka 2024. Diakses dari bps.karanganyarkab.go.id Buhalis, D. (2000). Marketing the Competitive Destination of the Future. Tourism Management, 21(1), 97-116. Fadil, A. (2013). Pariwisata Berbasis Masyarakat : Konsep dan Implementasi. Jakarta: Rajawali Pers. Indriastuti, R. (2020). Analisis Potensi Desa Wisata Sumberbulu sebagai Destinasi Ekowisata di Kabupaten Karanganyar. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Junitaningsih, T., Pramono, R., & Winduro, E. (2024). Kearifan Lokal dan Inovasi Souvenir Desa Wisata. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara. Kusuma, A. (2023). Pemasaran Digital untuk Pariwisata Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Pariwisata. Kusuma, D. (2023). Strategi Pemasaran Digital untuk Pariwisata. Bandung: Penerbit Alfabeta. Kusumaningsih, D. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata : Studi Kasus Desa Winduaji. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 33-48. Kemenparekraf. (2021). Panduan Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Laraswati, D. (2020). Community Based Tourism: Konsep dan Implementasi. Surabaya: Penerbit Airlangga. Maydiputri, R. (2021). Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan. Malang: Penerbit UB Press. Nugroho, I. (2020). Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: CV. Andi Offset. Pham, T., dkk. (2021). Community-Based Tourism: Opportunities and Challenges in Thanh Ha Pottery Village, Vietnam. Tourism and Hospitality Research, 21(4), 456-470. Pitana, I. G. (2009). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi. Portal Gosip Indonesia. (2021). Sandiaga Uno: Desa Wisata Jadi Prioritas Pembangunan. Diakses dari portalgosipindonesia.com Prakoso, A. (2015). Pengembangan Wisata Pedesaan Berbasis Budaya yang Berkelanjutan di Desa Srowolan Sleman. Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 89-104. Sittkarn, P. (2021). Sustainable Community-Based Tourism: Impacts, Challenges, and Opportunities in Huai Nam Guen Village, Thailand. Asian Journal of Tourism Research, 6(1), 55-72. Soeswoyo, D. M., dkk. (2021). Potensi Pariwisata dan Strategi Mengembangkan Pariwisata Perdesaan yang Berdaya Saing di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 210-225. Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Thailand: REST Publishing. Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Bandung: Alfabeta. Wibowo, A. (2018). Manajemen Lahan untuk Pariwisata. Jakarta: Penerbit Rajawali Pers. Tamianingsih, R., & Eprilianto, D. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Community Based Tourism di Desa Ketapanrame. Jurnal Administrasi Publik, 18(2), 145-160. Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

