Formulation Moisturizer Gel of SNEDDS Peel of Pondoh Snake Fruit (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) Ethanolic Extract Formulasi Sediaan Moisturizer Gel SNEDDS Ekstrak Etanol Kulit Buah Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss)

Rika Lystiyaningsih, Dian Eka Ermawati

Abstract


Kulit buah salak pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss) merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan, memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 99,1µg/mL. Ekstrak pada sediaan topikal memiliki kekurangan stabilitas, daya permeasi kulit rendah, berwarna cokelat dan aroma menyengat. Ekstrak diformulasikan dalam sistem SNEEDS [Self Nano Emulsifying Drug Delivery System] untuk mengatasi kekurangan tersebut, kemudian didispersikan dalam matrix hidrogel. CMC-Na sebagai matrix hidrogel menghasilkan viskositas yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi CMC-Na terhadap sifat fisik sediaan moisturizer gel SNEDDS ekstrak etanol kulit buah salak selama 4 minggu.

 

Penelitian eksperimental laboratorium ini diawali dengan maserasi kulit buah salak dalam etanol 96%, optimasi sistem SNEDDS, dan matrix hidrogel dengan tiga variasi konsentrasi CMC-Na [1,34%, 1,67%, 2%]. Sistem SNEDDS : minyak kemiri, Tween 80 [surfaktan], dan PEG 400 [ko-surfaktan] dipilih berdasarkan nilai transmitan [%]. Pengujian sifat fisik meliputi organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat dan viskositas. Analisa data menggunakan uji One Way ANOVA untuk mengetahui perbedaan sifat fisik ketiga formula dan dilanjutkan uji Post Hoc untuk mengetahui formula yang memberikan perbedaan signifikan.

Hasil analisis statistika menunjukan bahwa semakin besar konsentrasi CMC-Na sebagai matrix hidrogel memberikan pengaruh signifikan pada daya sebar, daya lekat dan viskositas, namun tidak memberikan pengaruh pada homogenitas dan pH sediaan. Konsentrasi optimum CMC-Na sebagai matrix hidrogel yaitu 1,34%.


Full Text:

PDF
rticle

References


Ansiah S.W., 2014, Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Fraksi Polar Daun Kesum (Polygonum minus Huds), Fakultas Kedokteran Unbersitas Tanjungpura Pontianak.

Arifin, H., Anggraini, N., Handayani, D., dan Rasyid, R., 2006, Standarisasi Ekstrak Etanol Daun Eugenia cumni Menn, Jurnal Tek. Far, 11(2) : 88-93

Ariviani, Setyaningrum., Nur Her Riyadi Parnanto., 2013, Kapasitas Antioksidan Buah Salak (Salacca edulis REINW) Kultivar Pondoh, Nglumut, dan Bali Serta Korelasinya Dengan Kadar Fenolik Total dan Vitamin C. Jurnal AGRITECH, 33(3).

Associationof Official Analitycal Chemist (AOAC), 1995, Official Methods of Analisys Chemist, Vol, 1A, AOAC, Inc., Washington.

Costa, J., Lucas, E., Queiros, Y., Mansur, C., 2012, Evaluation of Nanoemulsions in The Cleaning of Polymeric Resins, Colloids and Surfaces A: Physicochem. Eng. Aspects., 415: 112-118.

Depkes RI. 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Cetakan Pertama.Jakarta :

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dewi R. K., 2010, Optimasi Formulasi Mikroemulsi Sediaan Hormon Testosteron Undekanoat, Skripsi, Jakarta: Universitas Negeri Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Enrina dan Sayuti. 2015, Antioksidan, Alami dan Sintetik, Padang: Andalas University Press, Hal 7-15. Fauzi, R.M., 2016, Penghambatan Α-Glukosidase, Kadar Fenolik Dan Flavonoid Total Ekstrak Kulit

Dan Daging Buah Salak Beberapa Varietas, Skripsi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Garg, A., Aggarwal, D., Garg, S., and Sigla, A.K., 2002, Spreading of Semisolid Formulation:

AnUpdate, Pharmaceutical Tecnology, 84- 102,

Joshi, R. P., 2013, SNEDDS curcumin formulation leads to enhanced protection from pain and functional deficits associated with diabetic neuropathy: An insight into its mechanism for neuroprotection, Nanomedicine Nanotechnology, Biol. Med. 9, 776–785.

Leontowicz, H., Leontowicz, M., Drzewiecki., J., Haruenkit,Poovaradom, S., Park. Y.S.,Jung, S.T., Kang, S.G.,Trakhetenberg, S., dan Gorinstein, S., 2006, Bioactive properties of snake fruit (Salacca edulis Reinw.) and mangosteen (Garcinia mangostana) and their influence on plasma lipid profile and antioxidant activity in rats fed cholesterol, Journal European Food Research and Technology, 233:697-703.

Mariana, L., Andayani, Y., Ryantin, G. 2013. “Analisis Senyawa Flavonoid Hasil Fraksinasi Ekstrak Diklorometana Daun Keluwih (Artocarpus camansi)” Chem Prog, 6 (2).

Nazaruddin dan Kristiawati, R., 1992, 18 Varietas Salak, Penebar Swadaya, Jakarta.

Saifudin, Azis et al. 2011, Standarisasi Bahan Obat Alam, Yogyakarta: Graha Ilmu.

Septiani, S., N. Wathoni, dan S. R. Mita., 2011, Formulasi Sediaan Masker Gel Antioksidan dari Ekstrak Etanol Biji Melinjo (Gnetum gnemon Linn.), Jurnal Unpad,1(1): 4-24.

Sihombing C.N., Nasrul W., & Taofik R., 2009, Formulasi Gel Antioksidan Ekstrak Buah Buncis (Phaseolus vulgaris L.) dengan Menggunakan Basis Aquapec 505 HV, Jurnal Farmaka, 7 : 3.

Voigt, R, 1994, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi edisi 5, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, pp 170


Refbacks

  • There are currently no refbacks.