Persepsi Petani Terhadap Karakteristik Inovasi Teknologi Light Trap pada Budidaya Bawang Merah (Allium Cepa L.) di Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk

Yuliza Ayu Permatasari, Emi Widiyanti, Sugiharjdo Sugiharjdo

Abstract

Produktivitas budidaya bawang merah di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk menghadapi tantangan dari serangan hama, untuk itu inovasi light trap hadir sebagai solusi. Namun belum diadopsi sepenuhnya oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap karakteristik light trap dan menganalisis faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap persepsi petani. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan kuisoner kepada 45 responden petani yang diambil secara proportionate random sampling yang terdiri dari 37 petani adopter dan 8 petani yang tidak lagi mengadopsi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan Persepsi petani terhadap keseluruhan karakteristik light trap berada pada kategori tinggi. Secara terpisah persepsi terhadap keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas dan observabilitas pada kategori tinggi, sedangkan karakter triabilitas dinilai sedang. Faktor pembentuk persepsi meliputi luas lahan, pendidikan nonformal, peran penyuluh, dan sarana prasarana secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi petani. Sedangkan umur, pendidikan formal, pendapatan, dan pengalaman usahatani tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi petani. berangkat dari hasil penelitian, maka diseminasi dan adopsi light trap perlu diperkuat melalui peran penyuluh dan mengoptimalkan kegiatan penyuluhan serta pelatihan praktis. serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar petani semakin mudah memahami, mencoba, dan menerapkan inovasi light trap.

Keywords

light trap, persepsi, karakteristik inovasi

Full Text:

PDF

References

Ajzen, I. (1987). Attitudes, traits, and actions: Dispositional prediction of behavior in personality and social psychology. In L. Berkowitz (Ed.), Advances in experimental social psychology (Vol. 20, pp. 1–63). Academic Press.

Andani, R. (2021). Analisis hama pada budidaya bawang merah di Kabupaten Brebes. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 145–153.

Badan Pusat Statistik. (2019). Luas panen dan produksi bawang merah menurut provinsi. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Produksi bawang merah 2019–2023. Badan Pusat Statistik.

Cermeño-Aínsa, S. (2022). Is perception stimulus-dependent? Review of Philosophy and Psychology, 13, 735–754. https://doi.org/10.1007/s13164-021-00558-1

Feder, G., Just, R. E., & Zilberman, D. (1985). Adoption of agricultural innovations in developing countries: A survey. Economic Development and Cultural Change, 33(2), 255–298. https://doi.org/10.1086/451461

Fitri, N., Rahayu, S., & Pranowo, D. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi pertanian organik. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 88–97.

Hafid, A., Suryanto, T., & Lestari, N. (2021). Pengaruh karakteristik inovasi terhadap adopsi teknologi pertanian oleh petani hortikultura di Kabupaten Sleman. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(1), 55–63.

Hoang, H. G., & Tran, H. D. (2023). Smallholder farmers’ perception and adoption of digital agricultural technologies: An empirical evidence from Vietnam. Outlook on Agriculture, 52(4), 457–468. https://doi.org/10.1177/00307270231197825

Krisnawati, D., & Sarwendah, R. (2013). Pengaruh faktor sosial ekonomi petani terhadap adopsi inovasi pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 8(1), 22–31.

Kusmiyati, & Kusnadi, D. (2019). Persepsi petani tentang inovasi pengelolaan tanaman terpadu (PTT). Jurnal Penyuluhan Pertanian, 7(2), 16–31.

Melania, S. (2022). Pengendalian hama dengan teknologi light trap berbasis tenaga surya. Jurnal Teknologi Pertanian, 5(1), 34–41.

Nugroho, S., & Susanto, H. (2019). Adopsi inovasi teknologi pertanian: Tinjauan dari perspektif petani di pedesaan. Jurnal Penyuluhan, 15(2), 123–132.

Nurul Alifia, Nizar, A., & Sawitri, B. (2022). Pengaruh penggunaan insect light trap tenaga surya dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 15(2), 80–83.

Nurul, S., Syafrudin, A., & Lestari, D. (2022). Pengendalian hama pada bawang merah menggunakan teknologi light trap berbasis tenaga surya. Jurnal Daun, 9(2), 119–128.

Politeknik Pembangunan Pertanian Malang. (2023). Adopsi inovasi petani penggunaan insect light trap tenaga surya: Studi partisipasi petani dalam pelatihan dan penyuluhan (Laporan tugas akhir).

Rakhmat, J. (2004). Psikologi komunikasi (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Rogers, Everett M. (2003). “Diffusion of Innovations”, 5th ed. New York: Free Press. A Division of Macmillan Publishing Co Inc.

Sari, D., & Handayani, T. (2018). Kompleksitas teknologi dan keterbatasan akses informasi dalam adopsi inovasi pertanian. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(1), 67–75.

Setiawan, B., & Rahayu, T. (2020). Hubungan antara pengalaman usahatani dan tingkat adopsi teknologi pertanian ramah lingkungan. Jurnal Inovasi Pertanian, 18(2), 101–110.

Sofia, N., Putri, A., & Lestari, E. (2022). Analisis faktor yang memengaruhi adopsi inovasi teknologi pertanian. Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pertanian, 14(1), 22–31.

Sudarmadji, H. (2018). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi pada usahatani padi pola tanam SRI (System of Rice Intensification) di Kabupaten Sumenep. Jurnal Pertanian Cemara, 9(1).

Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2012). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi budidaya padi SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Agro Ekonomi, 30(1), 1–22.

Trisnawaty, A. R., Thamrin, N. T., Sofyan, W., Asra, R., Mursalat, A., & Irwan, M. (2023). Pemberdayaan kelompok tani melalui pemanfaatan light trap berbasis energi surya pada lahan sawah untuk mengurangi penggunaan pestisida. Jurnal Dinamika Pengabdian, 9(1), 97–107.

Wahyuni, D., Arifin, B., & Maulidah, R. (2020). Observabilitas inovasi pertanian dan penyebarannya di kalangan petani hortikultura. Jurnal Inovasi Pertanian, 12(2), 88–96.

Widiastuti, D., Sulastri, E., & Yuliana, N. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 15(1), 23–32.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.