PENANGANAN KASUS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR DI WILAYAH HUKUM WONOGIRI

Alvian Muhammad Agil, Hanuring ayu, Nourma Dewi

Abstract

Sexual violence against minors is one of the most serious and complex crimes in the Indonesian criminal justice system. The issue of sexual violence against minors is not only a legal issue but also  a  complex  and  multidimensional  social  problem.  A  more  comprehensive  approach  is needed,  integrating  legal,  social,  and  psychological  aspects.  This  research  is  an  empirical  legal study.  The  legal  process  for  child  sexual  violence  cases  in  Wonogiri  is  carried  out  in  an integrated  manner,  from  investigation  to  court  decision,  prioritizing  the  best  interests  of  the victim.  The  Women  and  Children  Protection  Unit  (PPA)  of  the  Wonogiri  Police  plays  an  active role  in  law  enforcement  while  providing  psychological  protection  and  coordinating  victim recovery  through  a  child-friendly  approach.  The  synergy  between  prosecutors  and  judges  in implementing  the  Child  Protection  Law  and  the  Child  Protection  and  Child  Protection  Law demonstrates  the police's commitment  to  realizing  justice  that  is  just, humane, and pro-child. Handling  child  sexual  violence  cases  in  Wonogiri  faces  complex  obstacles,  ranging  from psychological  trauma  to  social  stigma  and  limited  human  resources.  Therefore,  strengthening the protection system and strengthening the capacity of law enforcement is necessary. 

Keywords

Implementation, Handling, Sexual Violence Crimes, Minors

Full Text:

PDF

References

Abdulkadir Muhammad, Hukum dan Penelitian Hukum, CitraAditya Bakti, Bandung, 2004

Ali, Sana, et al. “Examining the Short and Long-Term Impacts of Child Sexual Abuse: A Review Study.” SN Social Sciences, 4.2 (2024): 56. https://doi.org/10.1007/s43545-024-00852-6.

Ambodo, Triyo, dan Fathur Rochim. “Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak.” Islamic Law: Jurnal Siyasah, 9.1 (2024): 74–86. https://doi.org/10.53429/iljs.v9i1.983.

Antari, Putu Eva Ditayani. “Pemenuhan Hak Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual Berbasis Restorative Justice pada Masyarakat Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali.” Jurnal HAM, 12.1 (2021): 75–93. https://doi.org/10.30641/ham.2021.12.75-94.

Astuti, Dinar, et al. “Peran Strategis Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Atas Korban Kekerasan Seksual pada Anak.”

Supremasi: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya, 19.2 (2024). https://doi.org/10.26858/supremasi.v19i2.63886.

Dewi, Roseleni Fitri Primarini. “Pertimbangan Hakim dalam Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak (Studi Putusan Nomor: 3/Pid. Sus/2025/Pn End).” Morality: Jurnal Ilmu Hukum, 11.1 (2025): 22–30.

Fernandes, Delfina, et al. “Forensic Interview Techniques in Child Sexual Abuse Cases: A Scoping Review.” Trauma, Violence & Abuse, 25.2 (2024): 1382–96. https://doi.org/10.1177/15248380231177317.

Humaira B, Diesmy, et al. “Kekerasan Seksual Pada Anak: Telaah Relasi Pelaku Korban Dan Kerentanan Pada Anak.” Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 12.2 (2015): 5. https://doi.org/10.18860/psi.v12i2.6398.

Jay, Alexander, Hafa’ahakhododo Ndraha, dan Harry Yunizar. “Perlindungan Hukum Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022.” Public Goods and Public Sector Policy, 1.2 (2026): 1–11. https://doi.org/10.47134/pgpsp.v1i2.1039.

Korkman, J, et al. “White Paper on Forensic Child Interviewing: Research-Based Recommendations by the European Association of Psychology and Law.” Psychology, Crime & Law, 31.8 (2025): 987–1030.

https://doi.org/10.1080/1068316X.2024.2324098.

Lingga, Yolanda Fiorence, dan Wahyu Ningati. “Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual dalam Keluarga (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak).” Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 7.1 (2024): 349–56. https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i1.8019.

Martschuk, Natalie, et al. “The Importance of Consistency in Complainants’ Evidence in The Decision to Prosecute Child Sexual Abuse Cases.” Child Abuse & Neglect, 158 (2024): 107095. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2024.107095.

Nugraha, Adela Berliana, dan Chepi Ali Firman Zakaria. “Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Pelecehan Seksual Ditinjau dari Undang-Undang No. 31 Tahun 2014.” Bandung Conference Series: Law Studies, 2022. https://doi.org/10.29313/bcsls.v2i2.2529.

Nurtan, Musyawir, Syamsuddin Pasamai, dan Zainuddin Zainuddin. “Kekuatan Pembuktian Keterangan Saksi Anak Dalam Sistem Peradilan Pidana.” Journal of Lex Generalis (JLG), 2.2 (2021): 509–23. https://doi.org/10.52103/jlg.v2i2.343.

Purba, Paska Riando, dan Debora. “Peran Pengadilan Dalam Pemberian Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual.” Jurnal Hukum Saraswati (JHS), 7.01 (2025): 923–32. https://doi.org/10.36733/jhshs.v7i01.11503.

Purwaningsih, Rini. “Pemberat Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Kejahatan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur.” Hukum Pidana dan Pembangunan Hukum, 3.2 (2021): 11–18. https://doi.org/10.25105/hpph.v3i2.12577.

Putra, Fatha Mubina, dan Nova Konny Umboh. “Perlindungan Hukum terhadap Anak: Menjamin Hak-Hak dan Kesejahteraan Anak di Indonesia.” Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 5.11 (2024): 21–30. https://doi.org/10.3783/causa.v5i11.5018.

Rahayu, Hesti. “Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Sleman Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.” Jurnal Hukum Lex Generalis, 6.7 (2025). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i7.1619.

Safana, Azzahra Nur. “Perlindungan Hukum Anak Korban Kekerasan Seksual di Lingkungan Keluarga.” Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 15.7 (2025): 21–30. https://doi.org/10.6679/07c3av63.

Salim HS san Erlies Septiana Nurbani, Penerapan Teori Hukum Pada Penelitian Tesis dan Disertasi, RadjaGrafindo Persada, Jakarta, 2013.

Saputri, Sandra Intan. “Peran Visum Et Repertum Penyidikan Tindak Pidana Persetubuhan Anak di Polresta Banjarmasin Tahun 2024.” Lex Positivis, 3.2 (2025): 112–38.

Sari, Nurdina Purnama, Nurul Hak, dan Toha Andiko. “Analisis Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual Perspektif Fikih

Siyasah Dusturiyah.” Journal of Sharia and Legal Science, 2024. https://doi.org/10.61994/jsls.v2i1.414.

Schnabel, David J, Sarah A Font, dan Sheridan W Miyamoto. “Putting Kids First: Reaffirming Universal Strategies For Accurate Detection Of Child Sexual Abuse.” Child Protection and Practice, 5 (2025): 100151. https://doi.org/10.1016/j.chipro.2025.100151.

Siahaan, Rahel, Winsherly Tan, dan Emiliya Febriani. “Pemenuhan Hak Anak Sebagai Korban dalam Sistem Pengadilan Tindak Pidana Kekerasan Seksual.” Legal Standing:

Jurnal Ilmu Hukum, 9.3 (2025): 640–53. https://doi.org/10.24269/ls.v9i3.11362.

Sumampouw, Nathanael E J, et al. “The Quality of Forensic Child Interviewing in Child Sexual Abuse Cases in Indonesia.” Journal of Police and Criminal Psychology, 35.2 (2020): 170–81. https://doi.org/10.1007/s11896-019-09342-5.

Syahbur, Dinah Faizah, Aroma Elmina Martha, dan Galuh Praharafi Rizqia. “Prevention of Secondary Victimization for Victims of Sexual Violence in Court Proceeding.” Contemporary Issues in Criminal Law, 1.1 (2024): 19–36. https://doi.org/10.20885/CICL.vol1.iss1.art2.

Syaufi, Ahmad. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual di PPA Polresta Banjarmasin.” Muwazah, 9.1 (2017): 16–28. https://doi.org/10.28918/muwazah.v9i1.9921.

Utami, Sri, Hepy Krisman Laia, dan Muhammad Arif Sahlepi. “Legal Protection of Child Victims of Sexual Crimes in the Perspective of Criminal Law.” International Journal of Law, Crime and Justice, 2.2 (2025): 221–27. https://doi.org/10.62951/ijlcj.v2i2.633.

Widagdo, Sabrina, dan Hudi Yusuf. “Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Dalam Pembuktian Kekerasan Seksual: Tinjauan Yuridis Normatif.” Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1.2 (2024): 2885–92.

Widodo, Arip, dan Despa Ayuni. “Pencegahan Kekerasan Seksual dalam Pendidikan Anak Usia Dini.” Indonesian Research Journal on Education, 2025. https://doi.org/10.31004/irje.v5i5.3271.

Widodo, Dieno Hendro, Bachrul Amiq, dan Wahyu Prawesthi. “Pertanggungjawaban Hukum Tindak Pidana Persetubuhan Dengan Kekerasan Terhadap Anak Di Bawah Umur Oleh Ayah Kandung.” Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 4.05 (2024): 90–100. https://doi.org/10.69957/CR.V4I05.1755.

Yaman, Nurul Syahrizad, Ruslan Renggong, dan Baso Madiong. “Fungsi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polisi Daerah Sulawesi Tenggara dalam Menangani Kekerasan Terhadap Perempuan.” Indonesian Journal of Legality of Law, 7.2 (2025): 239–54. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i2.6073.

Yunus Ahmad, Muhammad. “Menjadi Janda di Kampung Janda: Narasi Historis Perempuan Korban Konflik di Pidie Jaya.” Jurnal Adabiya, 2021.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.