Pengembangan Blangko Skrining Risiko Stunting Balita Berbasis Keluarga
Abstract
Pendahuluan: Tingginya kasus stunting perlu ditangani secara komprehensif, karena stunting dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang dan kemampuan kognitif yang dapat menurunkan kualitas hidup anak. Langkah perbaikan dan peningkatan tetap perlu dilakukan guna mencapai zero stunting sedini mungkin. Kesehatan dan persiapan seorang wanita menjadi ibu yang siap lahir dan batin dapat menjadi kunci dalam memutus rantai kejadian stunting.
Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada hari Senin, 10 Juni 2024. Lokasi kegiatan di Posyandu Mawar 4, Dukuh Sokawoya, Desa Canden, Sambi, Boyolali. Kegiatan ini berupa edukasi penilaian risiko stunting dalam mencegah dan menanggulangi stunting pada balita serta pendampingan cara mengisi dan menginterpretasikan “Media Skrining”.
Hasil dan pembahasan: Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 59 peserta. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Kapuskes Sambi dilanjutkan penjelasan kegiatan oleh Ketua Tim Pengabdi. Berdasarkan isian data dari 4 orang (6,7%) yang berisiko tinggi, faktor yang mempengaruhi adalah kondisi ibu ketika hamil (usia ibu terlalu muda saat menikah dan melahirkan, anemia, jarak kehamilan kurang dari 2 tahun dan ibu menderita KEK). Pada kelompok ini, dianjurkan untuk lebih memperhatikan asupan makanan dan kesehatan anaknya agar dapat mengejar ketertinggalan kebutuhan gizi selama anak dalam kandungan. Peserta juga diberikan edukasi kepatuhan menimbangkan anak ke Posyandu sehingga gangguan tumbuh kembang dan kesehatan dapat segera dideteksi. Ibu dengan risiko tinggi diberikan penjelasan terkait kesehatan dirinya sebelum merencanakan kehamilan berikutnya.
Kesimpulan: Berdasar hasil kegiatan tersebut, meskipun sudah bisa mendapatkan data sesuai tujuan, penggunaan blangko skrining masih perlu penyempurnaan untuk digunakan secara luas. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan edukasi sesuai permasalahan ibu balita.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
- Zahara E, Yushida Y. Edukasi dan deteksi dini stunting pada anak dibawah dua tahun. J PADE Pengabdi Edukasi. 2022;4(2):97.
- Mikawati, Lusiana E, Suriyani S, Muaningsih M, Pratiwi R. Deteksi Dini Stunting Melalui Pengukuran Antropometri pada Anak Usia Balita. AKM Aksi Kpd Masy. 2023;4(1):277–84.
- Kementrian Sekretariat Negara. Peraturan Presiden No. 28. 2021;(1).
- Dinkes Boyolali. Monitoring Data Kesehatan Keluarga dan Gizi. 2024.
- Kementerian Kesehatan RI. Upaya Ibu Cegah Anak Stunting dan Obesitas. 2022.
- Astarani K, Idris DNT, Oktavia AR. Prevention of Stunting Through Health Education in Parents of Pre-School Children. Str J Ilm Kesehat. 2020;9(1):70–7.
- Rosha BC, Susilowati A, Amaliah N, Permanasari Y. Penyebab Langsung dan Tidak Langsung Stunting di Lima Kelurahan di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor (Study Kualitatif Kohor Tumbuh Kembang Anak Tahun 2019). Bul Penelit Kesehat. 2020;48(3):169–82.
- Goudet SM, Bogin BA, Madise NJ, Griffiths PL. Nutritional interventions for preventing stunting in children (Birth to 59 months) living in urban slums in low-and middle-income countries (LMIC). Cochrane Database Syst Rev. 2019;2019(6).
- Apriani L. Hubungan Karakteristik Ibu, Pelaksanaan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Stunting. J Kesehat Masy. 2018;6(4):1–8.
- Haria N, Fanny Humairah J, Arya Putri D, Oktaviani V, Niko N. Disfungsi Peran Keluarga: Studi Stunting pada Balita di Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. SOSMANIORA J Ilmu Sos dan Hum. 2023;2(2):204–14.
- Syofyanengsih S, Fajar NA, Novrikasari N. Hubungan Peran Keluarga terhadap Kejadian Stunting: Literature Review. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2022;22(2):1167.
- BPS Kabupaten Boyolali. Kecamatan Sambi Dalam Angka 2025. 2025;138.
- Ariani M. Determinan Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita: Tinjauan Literatur. Din Kesehat J Kebidanan Dan Keperawatan. 2020;11(1):172–86.
- Ratnawati and M. Zen Rahfiludin. Faktor Risiko Determinan Yang Konsisten Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan: Tinjauan Pustaka Consistent Determinant Risk Factors Associated with Stunting in Children Aged 6-24 Months: A Systematic Review. Amerta Nutr. 2020;4(2):85–94.
- Kementerian Kesehatan RI. Cegah Stunting Itu Penting. Warta Kemas. 2018
Refbacks
- There are currently no refbacks.






