Peningkatan Pengetahuan Tenaga Kesehatan dan Masyarakat dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Serviks
Abstract
Pendahuluan: Kanker serviks merupakan penyebab kematian utama pada wanita di Indonesia akibat rendahnya cakupan deteksi dini. Upaya peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi langkah penting dalam memperkuat program skrining kanker serviks.
Metode: Kegiatan dilakukan oleh tim riset Clinical and Laboratory Medicine Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret bekerja sama dengan Puskesmas Baki, Sukoharjo, pada Juli 2025. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan tenaga kesehatan, edukasi masyarakat, serta pembuatan media edukatif berupa video dan booklet prosedur skrining. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test pada masyarakat awam dan tenaga kesehatan..
Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat (p=0,014) dan tenaga kesehatan (p<0,001) setelah kegiatan. Selain itu, pelatihan pengambilan serta pengiriman spesimen PCR HPV meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan. Kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining secara mandiri.
Simpulan: Penyuluhan dan pelatihan yang terstruktur efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan tenaga kesehatan serta masyarakat dalam deteksi dini kanker serviks. Program edukatif berbasis kolaborasi akademik dan layanan primer layak dikembangkan secara berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
- Goodman A, Nour N. Cervical Cancer Screening : The Complex Interplay of Medical Infrastructure, Society, and Culture. Oncologist. 2014;315–7.
- Zhao S, Huang L, Basu P, Domingo EJ, Supakarapongkul W, Ling WY, et al. Cervical cancer burden, status of implementation and challenges of cervical cancer screening in Association of Southeast Asian Nations ( ASEAN ) countries. Cancer Lett [Internet]. 2022;525(August 2021):22–32. Available from: https://doi.org/10.1016/j.canlet.2021.10.036
- World Health Organization (WHO). 2023. Cervical cancer screening and management of cervical pre-cancers. Available from: https://www.who.int/southeastasia/activities/cervical-cancer-screening-and-management-of-cervical-pre-cancer
- Ginting AB, Yudiyanto AR, Anggelina C, Manik B, Saputri F, Jl A, et al. Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks Di Desa Bangun Rejo Tahun 2024. 2024;2(3).
- Pimple SA, Mishra GA. Global strategies for cervical cancer prevention and screening. Minerva Ginecol. 2019;71 (4):313–20.
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 2024. Tekad mempercepat eliminasi kanker serviks. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20240222/4144973/kemenkes-bertekad-mempercepat-eliminasi-kanker-serviks/
- Abiodun OA, Olu-abiodun OO, Sotunsa JO, Oluwole FA. Impact of health education intervention on knowledge and perception of cervical cancer and cervical screening uptake among adult women in rural communities in Nigeria. BMC Public Health. 2014;1–9.
- Naz GMS, Kariman N, Ebadi A, Ozgoli G, Ghasemi V, Fakari FR. Educational Interventions for Cervical Cancer Screening Behavior of Women : A Systematic Review. Asean Pacific J Cancer Prev. 2018;19:875–84.
- Ezechi OC, Gab-okafor C V, Ostergren PO, Pettersson KO. Willingness and acceptability of cervical cancer screening among HIV positive Nigerian women. 2013;
Refbacks
- There are currently no refbacks.






