WUJUD PENYIMPANGAN KESANTUNAN BERBAHASA PADA PERCAKAPAN GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA SMP
Abstract
Language functions not only as a tool for communication but also as a reflection of the speaker’s attitudes and the social values they uphold. In the educational context, particularly in Javanese language learning at the junior high school (SMP) level, the use of polite language is essential for creating a harmonious and educational learning environment. However, in practice, violations of linguistic politeness principles are often found, committed by both teachers and students. This paper describes the forms of linguistic politeness violations in teacher-student conversations during Javanese language learning in junior high school, using a qualitative descriptive method. The subjects were selected using purposive sampling, with data sources including settings, events, and documents. Data collection techniques involved observation and document analysis. The research findings revealed a total of 44 instances of violations of politeness principles in teacher-student conversations during Javanese language lessons. This study is expected to serve as a reference for improving the quality of educational communication in schools through the development of linguistic politeness in the learning process.
Keywords
References
Arfianingrum, P. (2020). Penerapan Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Sesuai dengan Konteks Tingkat Tutur Budaya Jawa. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 3(2), 137-141.
Banurea, E. G. N. M., Siagian, B. A., & Hasibuan, R. (2022). Strategi Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 960–968. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.960
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.
Daud, N., Yassi, A. H., & Sukmawaty. (2018). The Politeness Strategies od Negation Used by English and Buginese. ELS Journal on Interdisciplinary Studies on Humanities, 1(1), 1-12.
Hamanay, N., Utami, S., & Sugianto, I. (2023). Analisis Maksim Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Belajar Mengajar Siswa Kelas X-APHP. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10420–10429. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3237
Hardono, H., dkk. (2024). Paku Baja: Upaya Meningkatan Karakter Siswa Melalui Sosialisasi Unggah-Ungguh Basa Jawa. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 2(5), 263-266.
Haryadi, H., dkk. (2021). Kesantunan Berbahasa dalam Percakapan Guru dan Siswa dalam Proses Belajar Mengajar. Jurnal Bindo Sastra, 5(1), 33-44.
Hermawan, D. (2018). Kesantunan Berbahasa pada Anak Usia 11 Tahun (Studi Kasus Terhadap Anak Usia 11 Tahun). Metamorfosis Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 11(1), 1-9.
Kurnia, L. (2022). Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Acara Kuncung Bawuk TVRI Jogja serta Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Bahasa Jawa di SMP. Sabdasastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 4(1), 46-64.
Lestari, W. D., Sulaksono, D., & Waluyo, B. (2022). Strategi Pembelajaran Unggah-Ungguh Bahasa Jawa pada Generasi Milenial Sebagai Upaya Pemertahanan Nilai Budi Pekerti. Diwangkara: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa, 1(2).
Leech, G. (1983). Principles of Pragmatics. London: Longman.
Leech, G. (2011). Prinsip-Prinsip Pragmatik (terjemahan). Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Mauliah, W., Safar, M., & Asdar, M. (2024). Analisis kesantunan berbahasa pada proses pembelajaran bahasa Indonesia siswa SMP. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.23969/jp.v9i1.35828.
Ningsih, R., Yulianti, M., Fatmawati, F., Ariansyah, M. F., & Maharani, L. H. (2024). Penguatan pendidikan karakter melalui penyuluhan kesantunan berbahasa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 112–120. https://doi.org/10.31849/jpm.v5i2.26597.
Pamungkas, S. (2016). Kesantunan Berbahasa Pada Anak-Anak Bilingual Di Kabupaten Pacitan Jawa Timur: Kajian Pragmatik (Studi Kasus Kemampuan Anak Mengungkapkan Cerita Di Depan Kelas Berdasarkan Teori Kesantunan Asim Gunarwan). Prosiding Seminar Nasional Prasasti (Pragmatik: Sastra dan Linguistik), 298-304.
Rahadini, A. A. (2024). Kesantunan Berbahasa Jawa. Surakarta: CV. Jagad Aksara
Rahadini, A. A., & Lestari, W. D. (2024). Perwujudan Kesantunan Berbahasa Jawa dalam Interaksi antara Dosen dan Mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa Jawa. Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 12(1), 51-63.
Rahadini, A. A., & Suwarna, S. (2014). Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Jawa di SMP N 1 Banyumas. LingTera, 1(2), 136-144.
Rahim, I. (2020). Kesantunan berbahasa dalam interaksi guru dan siswa pada pembelajaran bahasa Makassar. Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah, 1(2), 85–96. https://doi.org/10.26858/panrita.v1i2.15221
Sugiyono (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Wahyuni, N. K. S. (2018). Representasi Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Guru dan Siswa dalam Interaksi Belajar Mengajar di SMP Nasional Denpasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 7(1), 61-69.
Widiana, Y. (2023). Maksim Kesantunan Dalam Komunikasi Fatis Jawa Virtual: Sebuah Pendekatan Siberpragmatik. Prasasti Journal of Linguistics, 8(1), 119-129.
Refbacks
- There are currently no refbacks.








