Faktor prioritas pemilihan lokasi perumahan berdasarkan preferensi penghuni pada kawasan peri urban di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar

Melinda Setyoningrum, Chrisna Trie Hadi Permana, Hakimatul Mukaromah

Abstract

Urbanisasi yang pesat di wilayah perkotaan mendorong peningkatan kebutuhan ruang permukiman dan mempercepat perkembangan perumahan di kawasan peri urban. Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, merupakan wilayah peri urban Kota Surakarta yang mengalami perkembangan perumahan signifikan sejak tahun 1990, disertai perubahan penggunaan lahan dan peningkatan kepadatan penduduk. Kondisi ini menuntut pemahaman terhadap preferensi masyarakat dalam memilih lokasi perumahan sebagai dasar perencanaan pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor prioritas yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam pemilihan lokasi perumahan di kawasan peri urban Kecamatan Jaten. Penelitian menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif, didukung oleh analisis faktor. Data diperoleh melalui survei terhadap masyarakat penghuni perumahan, dengan variabel awal meliputi aksesibilitas, lingkungan, daya tarik kepemilikan, sarana, dan prasarana. Analisis faktor dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menghasilkan komponen faktor baru berdasarkan nilai loading factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan dalam pemilihan lokasi perumahan peri urban adalah kemudahan menjangkau pusat kota, kondisi lingkungan yang bebas dari bencana alam, kepastian hak milik, ketersediaan sarana perdagangan, serta kualitas jaringan drainase dan persampahan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi aspek aksesibilitas, keamanan wilayah, dan infrastruktur dasar dalam perencanaan pembangunan perumahan di kawasan peri urban.

Keywords

Penentuan Lokasi; Peri Urban; Perumahan; Preferensi Penghuni

Full Text:

PDF

References

[1]Mardiansjah FH, Handayani W, Setyono JS. Pertumbuhan penduduk perkotaan dan perkembangan pola distribusinya pada Kawasan Metropolitan Surakarta. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan 2018;6:215.

[2]Suntajaya IGK, Ketut G. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya urbanisasi di Provinsi Bali. Jurnal Piramida 2014;10:61.

[3]Nurmalitasari ED, Kumara AKH, Kurniawan ED. Keterbatasan Lahan Hunian Di Kawasan Perkotaan Dalam Cerpen Hunian Ternyaman Karya Lamia Putri Damayanti. Student Research Journal 2024;2:27–32.

[4]Saputra DPD, Rachmawati R, Mei ETW. Penentuan Prioritas Lokasi Perumahan di Kecamatan Kasihan dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Bumi Indonesia 2016;5:79460.

[5]Mardiansjah FH, Rahayu P. Fragmented Urbanization and the Dynamic of Urban Services: The case of school provision in Metropolitan Surakarta. IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 313, IOP Publishing; 2019, p. 012029.

[6]Fadlli YI, Soedwiwahjono S, Hardiana A. Faktor Yang Mempengaruhi Konversi Lahan Pertanian Studi Kasus: Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. ARSITEKTURA 2016;14.

[7]Hidayah ARN, Myalida AS, Hapsoro HR, Rahmiantini N, Aprilia YB, Antriyandarti E. Analysis of agricultural development in Ngringo Village, Kecamatan Jaten, Karanganyar District. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience 2024;2:38–48.

[8]Kalesaran RCE, Mandagi RJM, Waney EY. Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi Keputusan konsumen dalam pemilihan lokasi Perumahan di kota Manado. Jurnal Ilmiah Media Engineering 2013;3.

[9]Anindita N, Astuti W, Hardiana A. Pemilihan Lokasi Perumahan Bagian Barat Urban Fringe Kota Surakarta. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman 2021;3:61–76.

[10]Ratni N, Purnamasari WD, Sasongko W. Preferensi Bermukim Penghuni Perumahan Formal di Kawasan Urban Fringe Kota Mataram. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE) 2020;9:171–80.

[11]Purbosari Annisa. Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Bertempat Tinggal Di Kota Bekasi Bagi Penduduk Migran Berpenghasilan Rendah Yang Bekerja Di Kota Jakarta. Universitas Diponegoro, 2012.

[12]Pradana AC, Soedwiwahjono S, Nurhadi K. Fenomena perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi perumahan: Studi kasus kawasan peri-urban Kecamatan Colomadu. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman 2021;3:24–35.

[13]Tangon MR. Perkembangan Permukiman Peri Urban di Kota Manado Berdasarkan Preferensi Bermukim Masyarakat. 2024.

[14]Nusantara AP, Astuti W, Suminar L. Analisis Faktor Penyebab Perkembangan Permukiman di Kawasan Peri-Urban Kecamatan Baki Berdasarkan Persepsi Stakeholder. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman 2025;7:112–24.

[15]Lollyanti V, Normelani E, Adyatma S. Faktor Penyebab Pengembang Memilih Lokasi Perumahan di Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) 2017;4.

[16]Adam MR, Setiono, Sugiyarto. Preferensi Masyarakat dalam Memilih Perumahan dengan Menggunakan Metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Matriks Teknik Sipi 2019.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.