Perkembangan Metropolitan Mamminasata: tinjauan kesenjangan aspek sosial-ekonomi dan tata kelola wilayah

Muhammad Asyam Yanuar, Retno Sari Dewi, Wiwandari Handayani, Sri Yuwanti

Abstract

Mamminasata merupakan wilayah metropolitan yang tumbuh sejak tahun 1980an karena perkembangan Kota Makassar dan berdampak hingga ke wilayah sekitarnya. Metropolitan ini membentuk konstelasi dan memegang peran penting dalam pengembangan kewilayahan tidak hanya lingkup Pulau Sulawesi namun bagi Kawasan Timur Indonesia. Namun demikian, kesenjangan mulai muncul terutama antara wilayah inti, yaitu Kota Makassar dengan Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa (Sangguminasa) dan Kabupaten Takalar sebagai wilayah pinggiran metropolitan. Dengan menggunakan metode komparasi serta analisis deskriptif kuantitatif yang diperkuat secara kualitatif berdasarkan perspektif wilayah, tulisan ini bertujuan untuk mengkaji kesenjangan antara wilayah inti dan pinggiran pada Metropolitan Mamminasata berdasarkan aspek sosial-ekonomi dan kapasitas tata kelola wilayah. Hasil kajian menegaskan bahwa Kota Makassar sebagai wilayah inti Mamminasata mendominasi pada struktur ekonomi, alokasi investasi, kualitas tenaga kerja, pengeluaran masyarakat, dan kapasitas tata kelola dibandingkan wilayah pinggiran dengan proporsi yang bervariasi. Hal ini membuktikan bahwa wilayah pinggiran hanya sebagai penyuplai aktivitas dan wilayah inti yang belum optimal dalam memberikan spread effect sehingga membutuhkan upaya-upaya lain untuk mengurangi kesenjangan inti-pinggiran yang masih ada.

Keywords

Inti-Pinggiran; Mamminasata; Metropolitan; Urbanisasi

Full Text:

PDF

References

[1] Knox PL. Urbanization. Int. Encycl. Hum. Geogr., 2009, p. 112–8.

[2] McGranahan G. Urbanization. Int. Encycl. Soc. Behav. Sci. 2nd ed., Oxford: Elsevier; 2015, p. 958–964. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.72120-9.

[3] UNDESA. World Urbanization Prospects: The 2018 Revision. New York: United Nations; 2019.

[4] UNDESA. In situ urbanization key to leaving no one behind. Dep Econ Soc Aff 2021:1–7.

[5] Zhu Y, Qi X, Shao H, He K. The Evolution of in situ urbanization and quasi-urban populations and their planning and enviromental implications in China: Case studies from Quanzhou Municipality. Urban Popul. Dev. Environ. Dyn. Dev. Ctries., Fuzhou: Committee for International Cooperation in National Research in Demography (CICRED); 2007, p. 1–23.

[6] Ramírez B. Core–Periphery Models. Int. Encycl. Hum. Geogr., 2020, p. 397–402. https://doi.org/0.1016/b978-0-08-102295-5.10034-4.

[7] da Cruz NF, Oh DY, Choumar NB. The Netropolitan Scale. Cities 2020;100:1–11. https://doi.org/10.1016/j.cities.2020.102644.

[8] Siedentop S, Zakrzewski P, Stroms P. A childless urban renaissance? Age-selective patterns of population change in North American and German Metropolitan areas. Reg Stud Reg Sci 2018;5:1–20. https://doi.org/10.1080/21681376.2017.1412270.

[9] Varol C, Sat NA. The Core-Periphery Analysis as to Socioeconomic Characteristics: The Case of Ankara. Glob. Reg. Local Perspect. Econ. Southeast. Eur., Bucharest: Springer; 2021, p. 75–90. https://doi.org/10.1007/978-3-030-57953-1_5.

[10] Pugh R, Dubois A. Peripheries within economic geography: Four “problems” and the road ahead of us. J Rural Stud 2021;87:267–75. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.09.007.

[11] Ansar Z, Hudalah D. Deconcentration of Small-Scale Industry In Greater Jakarta Metropolitan. Resilient Megacities Idea, Reality, Mov., Bogor: Crespent Press; 2013, p. 63–83.

[12] Rukmana D, Ramadhani D. Income Inequality and Socioeconomic Segregation in Jakarta. Urban Socio-Economic Segreg. Income Inequal., The Netherlands: Springer; 2021, p. 135–52. https://doi.org/10.1007/978-3-030-64569-4_7.

[13] Siswanto VK, Routray JK, Dewi R. Rural Urban Disparity in and around Surabaya Region, Indonesia. J Technol Sci 2014;25:41–53. https://doi.org/10.12962/j20882033.v25i2.468.

[14] Wilonoyudho S, Rijanta R, Keban YT, Setiawan B. Urbanization and regional imbalances in Indonesia. Indones J Geogr 2017;49:125–32. https://doi.org/10.22146/ijg.13039.

[15] PPDPP. Pengembangan Kota-kota di Luar Pulau Jawa Tingkatkan Pemerataan Pembangunan 2019.

[16] Sulmiah S, Sakawati H, Widyawati W, Rukmana NS. Analisis Kebijakan Pembangunan Kawasan Metropolitan Di Indonesia Timur: Dampak terhadap Tata Kelola Perkotaan. J Ilmu Adm Media Pengemb Ilmu Dan Prakt Adm 2019;16:258–72. https://doi.org/10.31113/jia.v16i2.519.

[17] Kühn M. Peripheralization: Theoretical Concepts Explaining Socio-Spatial Inequalities. Eur Plan Stud 2015;23:367–378. https://doi.org/10.1080/09654313.2013.862518.

[18] Purba B, Masbar R, Maipita I, Jamal A. Regional Disparity in Economic Development: The Case of Agropolitan Cities in North Sumatera, Indonesia. 1st Aceh Glob. Conf., Atlantis Press; 2018, p. 335–40. https://doi.org/10.2991/agc-18.2019.53.

[19] Sjafrizal. Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada; 2012.

[20] Burns TR, Devillé P. Socio-economics: The approach of social systems theory in a forty year perspective. Econ Sociol 2017;10:11–20. https://doi.org/10.14254/2071-789X.2017/10-2/1.

[21] Hellmich SN. What is socioeconomics? An overview of theories, methods, and themes in the field. Forum Soc Econ 2017;46:3–25. https://doi.org/10.1080/07360932.2014.999696.

[22] van Popering-Verkerk J, Molenveld A, Duijn M, van Leeuwen C, van Buuren A. A Framework for Governance Capacity: A Broad Perspective on Steering Efforts in Society. Adm Soc 2022;54:1767–94. https://doi.org/10.1177/00953997211069932.

[23] Triastuti MRH. Governance Capacity of Local Government in Empowering Small and Medium Enterprises in Indonesia. J Ilmu Sos Dan Ilmu Polit 2021;2:402–31. https://doi.org/10.56552/jisipol.v2i2.37.

[24] Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional 2008.

[25] Republik Indoneisa. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 2020.

[26] Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2013.

[27] Mariana M, Ridha MR. Ekspansi Bisnis Pergudangan Dusun Patte’ne Desa Temmapadduae Kabupaten Maros, 1995-2017. J Pattingalloang 2020;7:84–92. https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v7i1.12537.

[28] Herrmann RT. Large-Scale Agricultural Investments and Smallholder Welfare: A Comparison of Wage Labor and Outgrower Channels in Tanzania. World Dev 2017;90:294–310. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2016.10.007.

[29] Refqi M, Hidayat AK. Determinants of Regional Disparities in Indonesia : Lessons from Provincial Level. Bandung: 2019.

[30] BKPM. Unlocking Investment Potentials. vol. 2. 2020.

[31] Isma MA, Syechalad MN, Syahnur S. Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Aceh. J Magister Ilmu Ekon 2014;2:28–36.

[32] Mar’afiah A. Pengaruh Investasi Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Makasar. J Econ 2016;4:86–98. https://doi.org/10.33096/paradoks.v2i2.258.

[33] Yunitasari D, Khotimah K, Fathorrazi M. The Implication of Brain Gain on Brain Drain Phenomenon in Overcoming the Problem of Educated Unemployment in Indonesia. Sosiohumaniora 2021;23:133–40. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v23i1.26749.

[34] Santoso AD, Sinaga BM, Hartoyo S, Hutagaol MP. Dampak Kebijakan Upah Minimum Terhadap Migrasi Internal di Sulawesi Selatan. Sosiohumaniora 2018;20:177–87.

[35] Azis AWR, Semmaila B, Lamo M. Analisis Pajak Daerah Kota Makassar. J Manag Sci 2020;1:120–36. https://doi.org/10.52103/jms.v1i1.207.

[36] Safitri MID, Ananda CF, Prasetyia F. Analisis Dampak Belanja Pemerintah Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jawa Timur. Indones Treas Rev J Perbendaharaan, Keuang Negara Dan Kebijak Publik 2021;6:85–96. https://doi.org/10.33105/itrev.v6i2.339.

[37] Zakariya A. Analisis Pengaruh Belanja daerah terhadap Pembangunan dan Kemiskinan Kabupaten/Kota di Jawa Timur 2016.

[38] KPPOD. Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen APBD, Daerah Lebih Produktif. WwwKppodOrg/ 2021. https://www.kppod.org/berita/view?id=1026. (accessed January 8, 2022).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.