Backlog kepenghunian rumah di Kota Surakarta dan faktor yang mempengaruhinya

Dian Rivia Hanifa, Galing Yudana, Erma Fitria Rini

Abstract

Perkembangan Kota Surakarta yang cukup pesat mengakibatkan jumlah penduduk yang meningkat dan berpengaruh terhadap kebutuhan rumah di Kota Surakarta. Kebutuhan rumah yang tidak diimbangi dengan penyediaan perumahan menyebabkan terjadinya backlog kepenghunian rumah yang besar di Kota Surakarta. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Susenas tahun 2018, jumlah backlog kepenghunian rumah di Kota Surakarta sebesar 33.446 KK. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap angka backlog kepenghunian rumah di Kota Surakarta. Dengan menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif, analisis faktor dilakukan terhadap data kuesioner oleh 100 responden yang tersebar di Kota Surakarta. Hasil penelitian didapatkan faktor yang mempengaruhi backlog kepenghunian rumah terbagi dalam 3 kelompok faktor, yaitu: (1) Faktor ekonomi mampu menjelaskan 42,436% dari keragaman total, terdiri atas pendapatan, jenis pekerjaan, harga sewa rumah, dan kemudahan pinjaman; (2) Faktor infrastruktur dapat menjelaskan 13,612% dari keragaman total, terdiri atas kemudahan transportasi, prasarana lingkungan, sarana lingkungan, dan jarak dengan pusat kota; (3) Faktor pertumbuhan penduduk, terdiri atas tingkat pertumbuhan penduduk dengan besar varian terkecil yaitu sebesar 12,213%. Kelompok faktor ekonomi memiliki pengaruh paling besar dalam mempengaruhi backlog kepenghunian rumah di Kota Surakarta.

Keywords

Housing Backlog, Occupancy Backlog, Factors Affecting Backlog, Surakarta

Full Text:

PDF

References

[1] Riasdianti K. Perkembangan Perumahan Formal di Wilayah Peri-Urban sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Perumahan Kota di Surakarta. Universitas Sebelas Maret, 2012.

[2] Firdianti SRI. Perkembangan Permukiman Penduduk di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Tahun 1997-2007. Universitas Sebelas Maret, 2010.

[3] Republik Indonesia. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman 2011.

[4] Arifin LS. Housing Needs of Migrant Women Industrial Workers in Surabaya: Insight From A Life Story Approach. Habitat Int 2005;29:215–26. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2003.09.003.

[5] Rachmawaty R. Pemukiman Komunitas Pemulung (Studi Kasus Pemukiman Komunitas Pemulung di Kelurahan Tengah Jakarta Timur). Universitas Indonesia, 2009.

[6] Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Peranan APBN Dalam Mengatasi Backlog Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 2015.

[7] Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan. Konsep Backlog. PpdppId n.d.

[8] Badan Pusat Statistik Kota Surakarta. Kota Surakarta Dalam Angka 2019. Surakarta: BPS Kota Surakarta; 2019.

[9] Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945 1945.

[10] Ikatan Ahli Perencana Indonesia. Indonesia Most Livable City Index 2017. IAP Indonesia; 2017.

[11] Rosa Y, Jatnika R. FAKTOR PENENTU KEBUTUHAN RUMAH, STUDI KASUS KOTA CIREBON. J Permukim 2012;7:110–20.

[12] Heath S. Housing Demand and Need (England). Social Pol. House of Commons Library; 2014.

[13] Fitrianingsih M. Analisis Pengaruh Harga Sewa, Pendapatan Keluarga, Fasilitas, Lokasi, dan Harga Substitusi terhadap Permintaan Rusunawa UNDIP. Universitas Diponegoro, 2013.

[14] Widyastuti E, Handayani S. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Rumah Subsidi Dengan Menggunakan Analisis Regresi. Pros. Semin. Nas. Stat., Semarang: Universitas Diponegoro; 2013, p. 111–21.

[15] Budi M. Analisis Permintaan Rumah Sederhana di Kota Semarang. J Bisnis Dan Ekon 2009;16:126–39.

[16] Glen B, Pawson H, White M, Watkins D, Pleasce N. Estimating housing need. London: Department for Communities and Local Government; 2010.

[17] Ghozali I. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro; 2006.

[18] Santoso S. Seri Solusi Bisnis Berbasis TI: Menggunakan SPSS untuk Statistik Multivariat. Jakarta: Elex Media Komputindo; 2011.

[19] BPS Jawa Tengah. Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2019 2019.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.