Pengaruh Lapangan Asimetri Terhadap Kurva Percentage Depth Dose dan Profil Dosis Pada Pesawat LINAC
Abstract
Karakteristik berkas radiasi pada pesawat LINAC (Linear Accelerator) ditunjukkan oleh kurva Percentage Depth Dose (PDD) dan kurva profil dosis. Kedua kurva ini merepresentasikan perilaku penyampaian dosis secara vertikal (kedalaman) dan lateral (penyebaran melintang) dalam medium. Karakteristik kurva PDD dan profil dosis diduga dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran lapangan penyinaran radiasi, khususnya ketika mengunakan lapangan asimetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lapangan asimetri terhadap karakteristik kurva PDD dan profil dosis pada pesawat LINAC. Penelitian dilaksanakan di Departemen Radioterapi Rumah Sakit MRCCC Siloam Jakarta menggunakan pesawat LINAC berenergi foton 10 MV. Lapangan simetri berukuran 10×10 cm² digunakan sebagai lapangan standar pengukuran, dan dibandingkan dengan variasi lapangan asimetri berukuran 5×10 cm². Data diperoleh melalui pengukuran menggunakan water phantom dan detektor ionisasi chamber untuk memperoleh data karakteristik sebaran dosis pada berbagai kedalaman. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa penggunaan lapangan asimetri berdampak pada penurunan dosis pada kurva PDD dibandingkan dengan lapangan simetri. Selain itu, profil dosis pada lapangan asimetri menunjukkan penurunan homogenitas berkas radiasi yang ditandai dengan nilai flatness melebihi 3%, melampaui batas toleransi standar internasional. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan lapangan asimetri memengaruhi karakteristik sebaran dosis pada pesawat LINAC, baik secara kedalaman maupun lateral. Oleh karena itu, pemilihan dan desain lapangan radiasi perlu dipertimbangkan secara cermat dalam perencanaan terapi untuk menjamin penyampaian dosis yang optimal dan aman.)
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Godson, H. F., Ravikumar, M., Sathiyan, S., Ganesh, K. M., Retna Ponmalar, Y., & Varatharaj, C. (2016). Analysis of small field percent depth dose and profiles: Comparison of measurements with various detectors and effects of detector orientation with different jaw settings. Journal of Medical Physics, 41(1), 12–20. https://doi.org/10.4103/0971-6203.177284 Khan, F. M. (2003). Physics of Radiation Therapy Third Edition. The Journal of the American Medical Association, 1138. Papajani, B., & Hasimi, A. (2025). FLATNESS AND SYMMETRY FOR A 6 MV RADIATION BEAM DEPENDING ON FLATNESS AND SYMMETRY FOR A 6 MV RADIATION BEAM DEPENDING ON FIELD SIZE AND DEPTH VARIATION. May. https://doi.org/10.31407/ijees15.222 Podgorsak, E. . (2005). Review of Radiation Oncology Physics A Handbook for Teacher and Student. International Atomic Energy Agency. Prasetya, D., Layyinah, A., Amalia, E., & Djamhari, E. A. (2023). Pasien Kanker di Indonesia Masih Menanggung Beban Biaya Out-of-pocket. Prakarsa, 41, 1–4. https://repository.theprakarsa.org/media/publications/564032-pb-41-pasien-kanker-di-indonesia-masih-m-9d9336b1.pdf Praveen Kumar, P. P., Manisha Singh, M., & Kumar Mishra, P. (2015). Analytical Study of Flatness and Symmetry of Electron Beam with 2D Array Detectors. Journal of Cancer Science & Therapy, 7(10). https://doi.org/10.4172/1948-5956.1000366 Sumitra, N., Milvita, D., & Kanie, M. A. J. (2020). Analisis Kurva Profile Dose Menggunakan Lapangan Radiasi Elektron pada Pesawat LINAC Tipe Clinac-Cx di Rs Unand. Jurnal Fisika Unand, 9(1), 73–78. https://doi.org/10.25077/jfu.9.1.73-78.2020
Refbacks
- There are currently no refbacks.

