KAJIAN TERJEMAHAN IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM NOVEL EAT PRAY LOVE (Kajian Terjemahan Dengan Pendekatan Pragmatik)

Zulia Karini

Abstract

Terjemahan tuturan yang mengandung implikatur pada novel dapat dikaji dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini difokuskan pada jenis-jenis tindak tutur yang mengandung implikatur pada novel Eat Pray Love, maksim-maksim percakapan yang terlibat, teknik-teknik penerjemahan yang diterapkan dan pola pergeseran daya pagmatisnya pada teks bahasa sasaran serta tingkat keakuratan dan keberterimaan terjemahan tindak tutur yang mengandung implikatur. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan menggunakan metode catat simak, kuesioner dari para informan, serta wawancara. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal. Sumber data diperoleh dari novel Eat Pray Love karya Elizabeth Gilbert dan novel terjemahannya Makan Doa Cinta.. Penelitian penerjemahan ini berorientasi pada produk. Ada lima jenis tindak tutur yang mengandung implikatur berdasarkan ilokusi tak langsung yang ditimbulkannya, yakni asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi. Implikatur yang ditemukan berkecenderungan merupakan ujaran yang memanfaatkan maksim-maksim dari prinsip kerjasama (PK) dan maksim-maksim dari prinsip kesantunan (PS). Ada 11 teknik penerjemahan yang digunakan. Sebagian besar teknik yang diterapkan tidak mengubah daya pragmatis tuturan, sementara beberapa teknik mengakibatkan pergeseran daya pragmatis. Tingkat keakuratan terjemahan bernilai rerata 2,8 sedangkan tingkat keberterimaan terjemahan bernilai rerata 2,9.

Kata Kunci: implikatur, prinsip percakapan, teknik penerjemahan, kualitas terjemahan, pergeseran daya pragmatis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.