KAJIAN TERJEMAHAN KALIMAT YANG MEREPRESENTASIKAN TUTURAN PELANGGARAN MAKSIM PADA SUBTITLE FILM “THE QUEEN” (KAJIAN TERJEMAHAN DENGAN PENDEKATAN PRAGMATIK)

Septianingrum Kartika Nugraha

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tuturan pelanggaran maksim yang terdapat pada subtitle film The Queen, mengidentifikasi teknik penerjemahan tuturan yang digunakan dan mengungkapkan dampak dari pengunaan teknik tersebut terhadap keakuratan dan keberterimaan terjemahan tuturan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah subtitle film The Queen. Sedangkan data dalam penelitian ini adalah semua tuturan yang melanggar maksim dan penilaian rater yang didapat melalui kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat jenis pelanggaran maksim yaitu kuantitas, kualitas, relevan, dan cara. Adapun pelanggaran maksim tersebut yaitu 46 (57,5%) data  ditemukan melanggar maksim kuantitas, 7 (8,75%) data melanggar maksim kualitas, 8 (10%) data melanggar maksim relevan, dan 19 (23.75%) data melanggar maksim cara. Sedangkan teknik yang digunakan penerjemah yaitu ada delapan teknik. Teknik-teknik tersebut adalah teknik amplifikasi yang digunakan untuk menerjemahkan 6 (6%) data, 3 (3%) data diterjemahkan dengan menggunakan teknik transposisi, 54 (54%) data diterjemahkan dengan menggunakan teknik padanan lazim, 14 (14%)  data diterjemahkan dengan menggunakan modulasi, 17 (17%) data diterjemahkan dengan menggunakan reduksi, 2 (2%) data diterjemahkan dengan menggunakan penerjemahan murni, 2 (2%) data diterjemahkan dengan menggunakan kreasi diskursif, dan 1 (1%) peminjaman yang telah dinaturalisasi. Sementara itu, analisis kualitas terjemahan dari segi keakuratan menunjukkan 63 (75%) data  termasuk dalam kategori terjemahan akurat, 18 (21.42%) data termasuk dalam kategori terjemahan kurang akurat, dan 3 (3.75%) data termasuk dalam kategori terjemahan tidak akurat.  Sedangkan analisis kualitas terjemahan dari segi keberterimaan menunjukkan 79 (94.04%) data  termasuk dalam kategori berterima, 5 (5.95%) data termasuk dalam kategori kurang berterima, dan 0 (0%) data termasuk dalam kategori tidak berterima. 

Kata Kunci: Tuturan, pelanggaran maksim, Teknik penerjemahan, keakuratan, dan keberterimaan

Full Text:

PDF

References

Grice. (1975). Logic and Conversation. New York: Academic Press.

Hurford, dkk. (2007). Semantics: A Coursebook. New York: Cambridge University Press.

Molina, L. & Albir, H.A. (2002). Translation Techniques Revisited: A Dynamic and Functionalist Approach. Meta, XL VIII, 4.

Nababan,dkk. (2012). Pengembangan Model Penilaian Kualitas Terjemahan. Dalam Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra, Vol.24, No.1, Juni 2012, 39-57.

Thomas, Jenny. (1995). Meaning in Interaction: An Introduction to Pragmatics. Edinburgh: Longman Group Limited.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.