PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA PADA SINETRON PREMAN PENSIUN

Veria Septianingtias

Abstract

Penelitian ini mengkaji prinsip kerja sama pada sinetron Preman Pensiun dilihat dari pelanggarannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tuturan dalam tayangan Preman Pensiun berdasarkan pelanggaran pada prinsip kerja sama yang meliputi maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Prinsip Kerja Sama yang dikemukakan oleh Grice (dalam Rahardi, 2005). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup dua hal, yakni (1) metode penyediaan data dan (2) metode analisis data. Pada tahap penyediaan data digunakan metode simak dan catat. Kajian data pada penelitian ini menggunakan metode padan yang bersifat pragmatik (Sudaryanto, 1993:13). Sumber data penelitian ini adalah sinetron Preman Pensiun episode 6. Berdasarkan hasil analisis, terdapat enam data percakapan yang mengandung pelanggaran pada prinsip kerja sama dilihat dari situasi dan identitas penuturnya. Pelanggaran prinsip kerja sama pada data yang telah dianalisis menunjukkan bahwa percakapan yang digunakan bertujuan untuk membuat penonton terhibur.

Kata Kunci: Pelanggaran, Prinsip Kerja Sama, Pragmatik, Preman Pensiun.

Full Text:

PDF

References

Allan, Keith. 1986. Linguistic Meaning. London: Routledge & Kegan Paul Inc.

Grice, H.P., 1975. “Logic and Conversation”, Syntax and Semantics, Speech Act 3.

New York: Academic Press.

Moleong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta:

Erlangga.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.