Utilization Of Saliara Extracts (Lantana camara L) As Pesticides Vegetable Of Pest Pressure On Cucumber Plant (Cucumis sativus L) Establishment Of Holticultural Plants

Sri Purwati

Abstract

Kalimantan Timurdikenal dengan masyarakat yang mengkonsumsi buah timun baik sebagai pelengkap menu makanan maupun dijadikan sebagai ramuan namun berbenturan dengan jumlah produksi yang sangat kurang diakibatkan oleh banyak hama yang menyerang tanaman tersebut. Jumlah produksi dengan jumlah konsumen tidak seimbang sehingga harga pasar tidak stabil sehingga mentimun dari luar pulau Kalimantan mulai masuk dengan harga yang sangat tinggi. Sehingga perlunya solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dengan itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstak salira (Lantana camara L) berfungsi sebagai penekan hama mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di kebun mentimun Gang Tanjung Sari, Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.Adapun metode penelitian ini menggunakan metode RAK (Rancangan acak Lengkap) Adapun tahapan penelitian ini yaitu (1) Pembuatan Ekstrak. Daunsalira (Lantana camara L) dihaluskan dan diambil ekstraknya, kemudian (2) Uji Fitokimia. Tahap ini untuk mengambil data kandungan kimia yang terdapat dalam daun salira (Lantana camara L)dan (3) Aplikasi. Daun salira (Lantana camara L)yang sudah diekstraksi diaplikasikan pada tanaman mentimun (C. sativus) dan didata intensitas insidensi penyakit.Setelah ektraksi salira (Lantana camara L) kemudian diaplikasikan pada tanaman mentimun dengan rancangan 2 kelompok 5 pengulangan (0%, 2%, 4%, 6% dan 8%) dan akan diterapkan selama 3 kemudian teknik pengambilan data 2 minggu 1x pengukuran pertumbuhan dengan indikator (Tinggi batang dan Jumlah daun). Adapun hasil penelitian sangat signifikan dimana rata-rata pertumbuhan pada pengukuran pertama semuanya sama tinggi batang 10 cm dan jumlah daun 3 lembar, kemudian untuk pengukuran terakhir tingi batang mencapai 3M dan jumlah daun mencapai 25 lembar dengan kategori sehat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat direkomendasikan bahwa penggunakaan pestisida nabati ini sangat bermanfaat dan mampu meningkatkan produksi buah mentimun dalam jumlah banyak.

Keywords

salira (Lantana camara L), Pestisida, Nabati, Mentimun, Holtikultura

Full Text:

PDF

References

Achmad, S.A. 1986. Kimia Organik Bahan Alam. Jakarta: Karnunika.

Eriadi, A., Arifin, H., & Nirwanto.2016. Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Kirinyuh (Chromolaenodorata (L) R.M.King & H. Rob) Pada Mencit Putih Jantan.Jurnal Farmasi Higea, 8 (2): 122-132.

Harini, K., JerlinShowmya, J., & Geetha, N. 2014. Phytochemical Constituents Of Different Extracts From The Leaves of Chromolaenaodorata (L.) King and Robinson.International Journal of Pharmaceutical Sciences and Business Management, 2 (12): 13-20.

Kigigha, L.T., & Zige, D. Y. 2013. Activity OfChromolaena odorata On Enteric And Superficial Etiologic Bacterial Agents. American Journal of Research Communication, 1(11): 266-276.

Pracaya. 2007. Hama dan Penyakit Tumbuhan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sari, V.I., Hafif, R.A., & Soesatrijo, J. 2017. Ekstrak Gulma Kirinyuh (Chromolaena odorata) Sebagai Bioherbisida Pra Tumbuh Untuk Pengendalian Gulma di Perkebunan Kelapa Sawit.Jurnal Citra Widya Edukasi, IX (1): 71-79.

Setyowati, 2014.Skrining Fitokimia dan Identifikasi Komponen Utama Ekstrak Metanol Kulit Durian (Durio zibethinus Murr) Varietas Petruk.Makalah diseminarkan dalam Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia VI, Surakarta 21 Juni 2014.

Siadi, K. 2012. Ekstrak Bungkil Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas) Sebagai Biopestisida Yang Efektif Dengan Penambahan Larutan NaCl. Jurnal MIPA, 35 (1): 77-83.

Tohir, A.M. 2010. Teknik Ekstraksi Dan Aplikasi Beberapa Pestisida Nabati Untuk Menurunkan Palatabilitas Ulat Grayak (Spodoptera Litura Fabr.)di Laboratorium. Buletin Teknik Pertanian 15(1): 37-40.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.