FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER III

Ika Sumiyarsi, Angesti Nugraheni, Sri Mulyani, Erindra Budi Cahyanto

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu penyebab terbesar angka kematian ibu. Anemia yang terjadi hingga trimester ketiga dapat mempengaruhi keadaan janin dan keberlangsungan persalinan. Diagnosis anemia pada ibu hamil ditegakkan melalui pengukuran kadar hemoglobin dalam darah ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor–faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester tiga.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di RW XIX Wilayah Puskesmas Ngoresan Surakarta pada bulan September 2016 dengan 34 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner.

Hasil: Kadar Hb ibu hamil di wilayah Puskesmas Ngoresan mayoritas >10gr/dl atau normal (76.5%). Faktor dasar yang mempengaruhi kadar Hb ibu hamil meliputi: pengetahuan mayoritas baik (41.2%), pendidikan mayoritas pendidikan menengah (94%) dan sosial budaya mayoritas tidak pantang makanan (85.3%). Faktor langsung yang mempengaruhi kadar Hb ibu hamil meliputi: semua ibu mengonsumsi tablet Fe (100%), status gizi ibu mayoritas baik (79.4%), semua ibu tidak memiliki penyakit infeksi (100%), dan semua ibu tidak mengalami perdarahan (100%). Faktor tidak langsung yang mempengaruhi kadar Hb ibu hamil meliputi: mayoritas ibu memiliki paritas sekundi (44.1%), umur ibu mayoritas 20-30 tahun (79%), frekuensi ANC ibu mayoritas > 4 kali (85.3%), dan jarak kehamilan ibu mayoritas >2 tahun (82.4%).

Simpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kadar Hb ibu hamil yaitu faktor dasar, faktor langsung, dan tidak langsung.

Keywords

Faktor; hemoglobin; ibu hamil trimester III

Full Text:

Download PDF

References

Depkes RI (2013). Profil Kesehatan Indonesia 2013 http://www.depkes.go.id/ (Diakses November 2015)

Saifuddin AB (2011). Ilmu kebidanan. Edisi 3. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. pp: 182-84: 356-8: 213: 858-65.

Dinkes Jawa Tengah (2014). Buku Saku Kesehatan Tahun 2013.

http://www.dinkesjatengprov.go.id/ (Diakses Januari 2016).

Dinkes Kota Surakarta (2013). Profil Kesehatan Kota Surakarta. Surakarta: Dinkes.

Hoffbrand AV, Pettit JE, Moss PAH (2005). Kapita selekta hematologi Ed 4. pp: 11-25.

Asrina, Suhartatik, Ferial EW (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di rumah sakit ibu dan anak siti fatimah makassar. Jurnal ilmiah kesehatan diagnosis. Vol.4, No.6. pp: 1-5.

Asyirah S (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bajeng Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Tahun 2012. Depok: FKM UI.

Susiloningtyas I (2012). Pemberian tablet besi (fe) dalam kehamilan. Semarang: Universitas Islam Agung Semarang. pp: 4-9.

Hutahaean S (2013). Perawatan antenatal. Jakarta: Salemba Medika. pp: 55-65.

Prawirohardjo S (2009). Ilmu kebidanan. Edisi 4. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. pp: 182-84: 356-8: 213: 858-65.

Proverawati A (2011). Anemia dan anemia kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika. pp: 119.

Amirudin, Wahyuddin (2006). Studi Kasus Kontrol Faktor Biomedis Terhadap Kejadian Anemia Ibu Hamil di Puskesmas Bantimurung Maros, Vol. 25 No. 2. Jurnal Medika Nusantara.

Adi DI, Syam A, Nurrochimawati S (2012). Edukasi gizi terhadap pola konsumsi ibu hamil anemia dalam upaya perbaikan kadar hemoglobin di puskesmas sudiang raya makassar. Media Gizi Masyarakat Indonesia. Vol.2, No.1. pp: 18-20.

Suwarni S (2013). Pengaruh pemberian suplemen besi dan vitamin c terhadap daya tahan aerob dan kadar hemoglobin. Jurnal Pasca Sarjana: Universitas Sebelas Maret. Vol.1, No.2. pp: 1-9.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.