Narrative Review : Modifikasi Gel Hand Sanitizer Kombinasi Ekstrak Sabut Kelapa dan Serai untuk Antioksidan dan Antiseptik Alami

Icha Desti, Masfufah Masfufah, Zahra Ayu Fadhilah, Nurma Yunita Indriyanti

Abstract

Pada masa pandemi COVID-19 akhir-akhir ini, hand sanitizer ini banyak digemari dan dipilih sebagai alternatif untuk membersihkan tangan. Umumnya, hand sanitizer yang biasa beredar di pasaran mengandung kadar alkohol tinggi yang mencapai 95%. Namun jika penggunaan  dalam jangka panjang maka akan memberikan dampak negatif pada kulit. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat gel hand sanitizer kombinasi ekstrak sabut kelapa dan serai untuk antiseptik sekaligus antioksidan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kandungan antiseptik dan antioksidan pada ekstrak serai dan sabut kelapa, (2) untuk mengetahui efektivitas gel hand sanitizer kombinasi ekstrak sabut kelapa dan serai sebagai antiseptik dan antioksidan alami. Metode penulisan yang digunakan adalah narrative review yang dilakukan dengan mencari artikel terkait antiseptik dan antioksidan alami, kandungan ekstrak sabut kelapa dan serai, serta formulasi gel hand sanitizer. Hasil yang diperoleh yaitu (1) aktivitas antioksidan dengan metode DPPH pada masing ekstrak diperoleh nilai IC50 tergolong antioksidan sangat kuat. (2) Hasil formulasi gel memiliki efektifitas yang mampu mengurangi bakteri target hingga 98,22%.

Full Text:

PDF

References

Desiyanto, F. A. and Djannah, S. N. 2013. Efektivitas Mencuci Tangan Menggunakan Cairan Pembersih Tangan Antiseptik (Hand Sanitizer) Terhadap Jumlah Angka Kuman. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 7(2), pp. 75–82.

Lourith, N., Pungprom, S. and Kanlayavattanakul, M. 2020. Formulation and efficacy evaluation of the safe and efficient moisturizing snow mushroom hand sanitizer, Journal of Cosmetic Dermatology, (June), pp. 1–7.

Situmeang, S. M. F. and Sembiring, T. J. 2019. Efektivitas Hand Sanitizer Dalam Membunuh Kuman Di Tangan. Jurnal AnLabMed, 1(1), pp. 6–11.

Risti, F., Wardoyo, E. H. and Juliantoni, Y. 2020. Formulasi Gel Handsanitizer Minyak Atsiri Daun Sereh ( Cymbopogon nardus ) dengan Hidroxy Propyl Methyl Cellulose ( HPMC ) sebagai Gelling Agent ( Formulation of Gel Handsanitizer Atsiri Oil from Lemongrass ( Cymbopogon nardus ) with Hydroxy Propyl Methyl’, Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 18(2), pp. 136–142.

Anggriani, R., Ain, N. and Adnan, S. 2017. Identifikasi Fitokimia dan Karakterissasi Antosianin Dari Sabut Kelapa Hijau (Coconut Nucifera L Var Varidis ) Identification of Phytochemical and Characterization of Anthocyanin Green Coconut Fiber (Cocos nucifera L var varidis), Jurnal Teknologi Pertanian, 18(3), pp. 163–172.

Ismail, I., Haeria, H. and Ahmad, F. F. 2017. Potensi Pemanfaatan Ekstrak Sabut Kelapa (Cocos nucifera Linn.) Sebagai Antiseptik Dalam Bentuk Sedian Gel. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 4(4), pp. 146–152.

G, W., -, E. and Panggabean, A. 2013. Pemanfaatan Tumbuhan Serai Wangi (Cymbopogon Nardus (L.) Rendle) Sebagai Antioksidan Alami, Jurnal Kimia Mulawarman, 10(2), pp. 74–79.

Wulandari, A., Bahri, S. and Mappiratu, M. 2019. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Sabut Kelapa (Cocos Nucifera Linn) Pada Berbagai Tingkat Ketuaan. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 4(3), pp. 276–284.

Manus, N., Yamlean, P. V. Y. and Kojong, N. S. 2016. Formulasi Sediaan Gel Minyak Atsiri Daun Sereh (Cymbopogon citratus) Sebagai Antiseptik Tangan, Jurnal Pharmacon, 5(3), pp. 1–5.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.