Analisis Minat Berwirausaha Siswa Berdasarkan Tingkat Pendidikan Kejujuran SMK Ganesha Tama Boyolali
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat berwirausaha siswa pada setiap tingkat pendidikan kejuruan (kelas X, XI, XII) di SMK Ganesha Tama Boyolali. Tingginya tingkat pengangguran lulusan SMK menjadikan pengembangan minat berwirausaha sebagai strategi penting untuk menciptakan lapangan kerja mandiri. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan sampel 92 siswa kelas X, XI, dan XII dari program keahlian Teknik Permesinan. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1-5 yang mengukur lima indikator minat berwirausaha: kesadaran berwirausaha, ketertarikan berwirausaha, perasaan senang terhadap aktivitas wirausaha, keinginan untuk berwirausaha, dan keberanian mengambil risiko. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat berwirausaha siswa mengalami peningkatan seiring dengan naiknya tingkat pendidikan kejuruan. Siswa kelas XII memiliki tingkat minat berwirausaha lebih tinggi dibandingkan kelas XI dan kelas X. Seluruh indikator minat berwirausaha mengalami peningkatan, namun tingkat keinginan untuk benar-benar berwirausaha masih relatif lebih rendah dibandingkan indikator lainnya, meskipun keberanian mengambil risiko tergolong tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa siswa telah memiliki kesiapan dan persepsi kemampuan diri terhadap kewirausahaan, tetapi niat untuk menjadikan wirausaha sebagai pilihan karier utama masih dipengaruhi oleh orientasi kerja ke industri, pertimbangan keamanan ekonomi, serta pengaruh lingkungan sosial.Kata kunci: minat berwirausaha, tingkat pendidikan kejuruan, SMK
Keywords
minat berwirausaha, tingkat pendidikan kejuruan, SMK
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.







