Pengaruh Jenis Pasir Gunung Dan Pasir Pantai Dengan Menggunakan Uji Alir Spiral Terhadap Karakteristik Hasil Pengecoran Aluminium

Faras Nur Hidayat, Budi Harjanto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dua jenis pasir cetak, yaitu pasir gunung dan pasir pantai, terhadap hasil pengecoran logam aluminium ditinjau dari aspek fluiditas, kekerasan, dan struktur mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial, di mana spesimen aluminium dicetak menggunakan media pasir gunung dan pasir pantai dengan variasi suhu penuangan 750 °C, 800 °C, dan 850 °C. Uji fluiditas dilakukan dengan metode spiral, diukur melalui panjang aliran logam cair yang terbentuk dalam cetakan. Uji kekerasan dilakukan menggunakan metode Vickers dengan beban 100 gf dan indentor diamond pyramid, sementara pengamatan struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop metalografi dengan perbesaran hingga 200x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penuangan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan fluiditas logam cair. Jenis pasir juga memengaruhi hasil pengecoran, di mana pasir gunung menunjukkan nilai fluiditas dan kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan pasir pantai. Struktur mikro hasil pengecoran dengan pasir gunung umumnya memiliki butir yang lebih halus dan seragam, sedangkan pada pasir pantai cenderung terbentuk butiran yang lebih kasar. Temuan ini menunjukkan bahwa jenis pasir dan suhu penuangan berperan penting dalam menentukan kualitas hasil pengecoran aluminium.

Keywords

pengecoran aluminium, pasir gunung, pasir pantai, uji alir spiral, kekerasan Vickers, struktur mikro

Full Text:

PDF

References

Bhirawa, W. T. (2015). Proses Pengecoran Logam Dengan Menggunakan Sand Casting. Jurnal Teknik Industri, 4(1), 31–41. https://journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jtin/article/view/826/807?form=MG0AV3

Bhrudin, F. (2019). Pengaruh Variasi Penambahan Fly Ash & Bentotit Terhadap Sifat Pasir Cetak Dan Cacat Gasholes Pada Hasil Pengecoran Logam Alumunium. Nozel Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 1(1), 56–63. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/nozel.v1i2.30430

Fiyana, R. H., Lubis, M. P. D., & Dewanto, H. A. (2023). Pengaruh Rasio Penggunaan Pasir Baru dengan Pasir Bekas Terhadap Kadar Abu / Lost On Ignation (LOI) dan Kekuatan Tarik Pasir pada Cetakan Pasir Kering. Specta Journal of Technology, 7(1). https://doi.org/10.35718/specta.v7i1.241

Pratika, & Hafizh. (2021). Perbandingan Metode Sand Casting dengan Centrifugal Casting Terhadap Kekuatan Bending dan Porositas Al-Si Perbandingan Metode Sand Casting Dengan Metode Centrifugal Casting Terhadap Kekuatan Bending Dan Porositas Paduan Alumunium Silikon. Jurnal Teknik Mesin, 9(1), 57–70. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jtm-unesa/article/view/37554

Sudiyanto. (2020). Proses Pengecoran Logam Dan Analisa Cacat Pada Produk B3x6". Journal of Metallurgical Engineering and Processing Technology, 1(2), 1–6. http://www.jurnal.upnyk.ac.id/index.php/jmept/article/view/5010/3632

Sundari, E., & Taufikurrahman. (2015). Pengaruh Temperatur Dan Ketebalan Benda Cor Terhadap Sifat Mekanik Pada Proses Pengecoran Aluminium. AUSTENIT, 7(2), 25–30.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.