BENTUK DISFEMISME DALAM KOLOM KOMENTAR VIDEO TRENDING YOUTUBE PASCA PEMILIHAN UMUM 2019

Aini Nahdlia Puspita

Sari

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk disfemisme dalam kolom komentar video trending YouTube pasca pemilihan umum 2019. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa maupun kalimat yang mengandung disfemisme pada kolom komentar video trending YouTube. Metode penyediaan data penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan berupa metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dilanjutkan dengan teknik lesap dan teknik ganti serta metode padan referensial yang dilanjutkan dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu (PUP). Penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode penyajian informal. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulakan bahwa terdapat dua belas bentuk disfemisme berdasarkan tipe disfemisme yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu bentuk hiperbola, satu kata menggantikan kata lain, ekspresi figuratif, flipansi, pemodelan kembali, jargon, metafora, kolokial, kliping, pelesapan, sebagian untuk keseluruhan, dan akronim.

Kata kunci: disfemisme; pemilu; YouTube

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Allan, K., & Burridge, K. (1991). Euphemism and Dysphemism: Language Used a Shield and

Weapon. Oxford University Press New York.

Allan, K., & Burridge, K. (2006). Forbidden words: Taboo and the censoring of language. In

Forbidden Words: Taboo and the Censoring of Language.

https://doi.org/10.1017/9780511617881.

Anjani, L. D. (2019). Disfemisme dalam Tayangan Kartun Anak pada Pertelevisian Indonesia. UNS.

Burridge, K. (2006). Taboo, Euphemism, and Political Correctness. Encyclopedia of Language &

Linguistics, 455–462. https://doi.org/10.1016/b0-08-044854-2/01092-0.

Erlinawati, D. (2016). Penggunaan Disfemia dalam Komentar Para Netizen di Situs Online

Kompas.com pada Rubrik “Politik.” Skripsi (Tidak Dipublikasikan). Yogyakarta:

Universitas Negeri Yogyakarta.

Fitri, A. (2019). Fungsi Penggunaaan Disfemisme dalam Komentar Instagram

@Meme.Comik.Indonesia. Nuansa Indonesia, 21(1), 22–40.

Hafawati, A. (2019). Analisis Disfemisme pada Komentar Netizen di Akun Instagram Artis Ayu Ting

Ting. Skripsi (Tidak Dipublikasikan). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Nopitasari. (2016). Disfemisme dalam Artikel Terpopuler Sepekan di Blog Mojok.co (Suatu Kajian

Semantik). Skripsi (Tidak Dipublikasikan). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Pribady, H. (2019). Pengantar Metodologi Penelitian Linguistik.

https://doi.org/10.31227/osf.io/n7ghz.

Sudaryanto, D. P. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma

University Press.

Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Semantik Teori dan Analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.