KAJIAN SERAPAN CO2 PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN VARIASI KOMPOSISI SILICA FUME

Wibowo Wibowo, Halwan Alfisa Saifullah, Bela Putri Alifyya

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini berkembang pesat diikuti dengan meningkatnya kebutuhan beton. Beton merupakan komponen struktur yang dominan dalam konstruksi.Penggunaan beton dalam dunia konstruksi tidak hanya digunakan pada bangunan di darat tetapi juga pada bangunan air. Mutu dan durabilitas beton menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Beton dituntut memiliki kemampuan untuk bertahan pada kondisi dimanapun selama jangka waktu yang telah direncanakan. Jumlah pori pada beton mempengaruhi durabilitas beton. Jumlah pori yang semakin banyak pada beton menyebabkan permeabilitas dan serapan meningkat sehingga menyebabkan kuat tekan dan durabilitas menurun. Beton Bubuk Reaktif adalah beton yang dikembangkan menggunakan teknik perbaikan mikrostruktur dengan menghilangkan agregat kasar, menurunkan rasio air semen dan menambahkan material pozzolan. Silica fume merupakan material pozzolan yang berukuran sangat kecil yang dapat mengisi rongga dalam campuran beton dan akan memperkecil ukuran pori dalam pasta semen, sehingga dapat mengurangi permeabilitas beton. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi variasi silica fume 0%; 5%; 10%; 15%; 20% dan 25% pada beton bubuk reaktif terhadap nilai serapan CO2. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan benda uji beton silinder berukuran tinggi 15 cm dan diameter 7,5 cm dan berjumlah 18 buah. Pengujian serapan CO2 dilakukan dengan cara merendam benda uji ke dalam larutan karbonat 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam kemudian menimbang benda uji dalam keadaan SSD dan membandingkan dengan berat kering ovennya. Hasil dari penelitian ini adalah penambahan silica fume dan penggunaan faktor air semen yang rendah menyebabkan permeabilitas menurun sehingga nilai serapan CO2 menurun. Nilai serapan CO2 terendah yaitu pada kadar substitusi silica fume 15%, dimana dapat menurunkan serapan beton hingga 83,57% dalam perendaman selama 10+0,5 menit dan menurunkan serapan beton hingga 71,76% dalam perendaman selama 24 jam.

References

Cholis, Achsan Nur., Basuki, Achmad., Sunarmasto, 2015, Uji Serapan dan Permeabilitas air laut pada beton mutu tinggi (High Strength Concrete) dengan Bahan Tambah Abu Sekam Padi, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Helmi, Masdar., Widyawati, Ratna., Irianti, Laksmi., Annisa, Mufidah A., 2019, Sifat Mekanik Beton Reaktif yang Menggunakan Abu Sekam Padi sebagai Pengganti Sebagian Semen dan Perlakuan Perawatan Panas (Heat Curing), Universitas Lampung, Lampung. Jackson and Dhir, R.K, 1996, Near-Surface Characteristics Of Concrete Permeability, Magazine of Concrete Research. Richard, P., and Cheyrezy, M., 1995, Composition of Reactive Powder Concretes, Cement and Concrete Research, Vol. 25, No.7, pp. 1501-1511 Saloma, Hanafiah., Agistin Veriza., 2019, Mechanical Properties Analysis of Reactive Powder Concrete with Curing Temperature Variation, Sriwijaya University, Indonesia. Sibarani, Hisyam., Mediyanto, Antonius., Mukahar, 2015, Perubahan Serapan Air dan Kuat Kejut Beton Menggunakan Agregat Kasar Pecahan Genteng Berserat Aluminium Pasca Bakar dengan Variasi Waktu Rendaman Air, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Simatupang, Partogi H., Judi K. Nasjono, Kresensia G. Mite, 2017, Pengaruh Penambahan Silica Fume terhadap Kuat Tekan Reactive Powder Concrete, Jurnal Teknik Sipil, Vol. VI, No. 2, September 2017. Spesifikasi Khusus Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2914-1992, Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air, Departemen Pekerjaan Umum. Yayasan LPMB. Bandung.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.