PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS : PROYEK GEDUNG KANTOR DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA SURAKARTA)

Vernanda Yudha Santoso, Sugiyarto Sugiyarto, Sunarmasto Sunarmasto

Sari

Teknik rekayasa nilai atau lebih dikenal dengan Value Engineering (VE) adalah sebuah pendekatan yang terorganisir dan sasarannya adalah untuk pengoptimalan biaya dan kinerja dari sebuah fasilitas atau sistem. Pengoptimalan untuk studi kasus yang digunakan  adalah dengan membuat alternatif pekerjaan pelat beton karena biaya pelat beton konvensional dengan tebal 12 cm (existing) adalah 12,33% dari biaya total proyek dan diprediksi dapat dilakukan optimasi. Alternatif pertama dengan mengurangi tebal pelat beton dari 12 cm menjadi 10 cm untuk mengoptimalkan biaya. Alternatif kedua dengan mengganti pelat beton konvensional menjadi precast dengan tujuan optimasi waktu dan biaya konstruksi. Alternatif ketiga dengan mengganti pelat beton konvensional menjadi pelat bondek dengan tujuan optimasi biaya, waktu, dan kemudahan menemukan sumber daya. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan data sekunder diperoleh dari PT. Indosurya Const. sebagai kontraktor, yaitu berupa rencana anggaran biaya dan desain struktur. Data pendukung lainnya untuk referensi alternatif dan kriteria serta tahapan analisis yang digunakan diperoleh dengan studi literatur yang terkait dengan pekerjaan pelat lantai. Hasil analisis Value Engineering dipilih alternatif menggunakan pelat beton precast berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari alternatif yang digunakan sudah terbukti aman dengan perhitungan kekuatan struktur. Kemudian melalui alternatif tersebut memperoleh cost saving sebesar Rp 481.581.732,41.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.