EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG 10 LANTAI DENGAN ANALISIS RESPONS SPEKTRUMDITINJAU PADADRIFT DAN DISPLACEMENTMENGGUNAKAN SOFTWARE ETABS

Aris Priyono, Agus Setiya Budi, Supardi Supardi

Abstract

Gempa bumi merupakan suatu gerakan tiba-tiba yang terjadi di permukaan bumi akibat adanya energi dari dalam bumi yang menciptakan gelombang kesegala arah. Dalam hubungannya gempa bumi bersangkutan dengan suatu wilayah yang mengacu pada jenis dan ukuran gempa bumi. Untuk wilayah Indonesia dibagi enam wilayah gempa dengan masing-masing tingkat kerawanannya. Indonesia merupakan wilayah yang sering terjadi gempa, karena indonesia terletak pada empat lempeng tektonik yaitu lempeng Australia-India, lempeng Euro-Asia, lempeng Pasifik-dan Philipine. Analisis yang dapat digunakan untuk memperhitungkan lateral pada gempa bumi ada dua. Analisis statik dan analisis dinamik. Pada cara elastis dibedakan Analisis Ragam Riwayat Waktu (Time History Modal Analysis), dimana pada cara ini diperlukan rekaman percepatan gempa dan Analisis Ragam Spektrum Respons(Responss Spectrum Modal Analysis), dimana pada cara ini respons maksimum dari tiap ragam getar yang terjadi didapat dari Spektrum Respons Rencana (Design Spectra).Metode penelitian ini menggunakan analisis dinamik respons spektrum. Analisis ini dibantu dengan menggunakan program ETABS. Berdasarkan tinjauan displacementterbesar akibat respon spektrum, pada arah X bernilai0,0232 m dan pada arah Y bernilai0,0314 m. Gedung ini dinyatakan aman terhadap syarat evaluasi kinerja batas layan dan batas ultimit. Maksimum total drift pada arah X adalah 0,00062 dan pada arah Y adalah 0,00084. Maksimum total inelastik drift pada arah X adalah 0,00061 dan pada arah Y adalah 0,00083, sehingga apabila ditinjau berdasarkan ATC-40 termasuk dalam kategori level ImmediateOccupancy.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.