ANALISIS HIDROGRAF ALIRAN DAERAH ALIRAN SUNGAI KEDUANG DENGAN BEBERAPA METODE HIDROGRAF SATUAN SINTETIS

Muhamad Iqbal Tias Pratomo, Sobriyah Sobriyah, Agus Hari Wahyudi

Abstract

Kontribusi air dari DAS Keduang terhadap Waduk Wonogiri belum dapat diketahui cara yang tepat untuk digunakan. Salah satu cara untuk mengetahui besarnya debit banjir di DAS Keduang adalah dengan memprediksi besarnya aliran dari data hujan yang ada, oleh karena itu data hujan sebagai masukan utama proses pengalihragaman hujan menjadi aliran menjadi suatu hal yang sangat penting dan harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi. Penelitian ini menyajikan suatu pendekatan sederhana untuk membandingkan debit puncak dan bentuk hidrograf aliran antara hidrograf terukur dan hidrograf satuan sintetis pada DAS Keduang. Beberapa metoda hidrograf satuan sinteteis seperti cara GAMA I, ITB-1, ITB-2, Limantara, Nakayasu, dan Snyder digunakan untuk menghitung debit puncak dan bentuk hidrograf. Dari hasil kalibrasi model didapatkan model hidrograf satuan sintetis yang sesuai dan mendekati karakteristik hidrograf terukur untuk mendapatkan HSS yang tepat untuk karakteristik DAS Keduang. Hasil analisis menunjukan bahwa debit puncak dari hasil perhitungan hidrograf terukur pada tanggal 14-15 Pebruari 2011, 25 April 2011, 28 Nopember 2011 dan 15 Desember 2011 berturut-turut yaitu 111,38 m3/dt, 271,62 m3/dt, 56,31 m3/dt dan 152,74 m3/dt. Hasil perhitungan dari setiap metode HSS tidak bisa diputuskan yang paling sesuai dengan hidrograf terukur pada DAS Keduang, karena setiap metode HSS memiliki keunggulan berbeda-beda dari debit puncak, waktu puncak, dan volume pada tiap kejadian hujan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.