KAJIAN KUAT LENTUR DAN KUAT LEKAT BALOK BETON BERTULANGAN BAMBU WULUNG POLOS

Dian Kurniawan, Agus Setiya Budi, Sunarmasto Sunarmasto

Abstract

Beton dengan tulangan baja adalah perpaduan yang kuat karena beton yang kuat terhadap tekan tetapi lemah terhadap tarik dan tulangan baja yang kuat terhadap tarik tetapi lemah terhadap tekan. Akan tetapi baja tulangan merupakan bahan hasil tambang sehingga semakin lama akan semakin habis. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebagai alternative dicoba pemakaian tulangan bambu yang murah dan berkekuatan tinggi.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total benda uji 3 buah. Benda uji yang digunakan adalah balok beton berukuran 110 x 150 x 1700 mm. Tiga buah menggunakan tulangan baja dan tiga buah menggunakan tulangan bambu Wulung polos. Mutu beton yang direncanakan adalah f'c = 17,5 MPa. Uji lentur dilakukan pada umur 28 hari dengan metode third point loading. Enam benda uji silinder ditanam tulangan bambu wulung nodia dan tanpa nodia sedalam 15 cm dengan ukuran 60 cm x 2 cm x 0,52 cm. Tiga silinder ditanam tulangan baja ø 8 mm sebagai pembanding. Pengujian dilakukan di Laboratorium Struktur, FT UNS, pada umur beton 28 hari dengan memberikan dua titik beban terpusat pada jarak 1/3 bentang balok dari tumpuan, untuk uji lekat menggunakan alat Universal Testing Machine ( UTM ).

Kuat tarik leleh bambu wulung diambil sebesar 322,529 N/mm2 atau kuat tarik pada nodia, karena kuat tarik pada nodia berkisar setengah dari kuat tarik internodia. Pola keruntuhan pada balok beton dengan tulangan baja maupun pada balok beton dengan tulangan bambu Wulung polos terletak antara 1/3 bentang tengah. Keruntuhan yang demikian termasuk dalam keruntuhan lentur. Nilai Mmax atau momen kritis pada benda uji balok beton bertulangan bambu wulung polos didapat sebesar 0,328 Tonm. Momen nominal berdasarkan analisis pada benda uji balok beton bertulangan bambu wulung pada kuat tarik Nodia didapat sebesar 0,328 Tonm, bambu wulung Internodia sebesar 0,809 Tonm. Untuk kapasitas lentur balok bertulangan bambu wulung sebesar 7,460 MPa. Hasil penelitian uji lekat tulangan pada sesar 0,25 mm didapatkan nilai bambu wulung nodia sebesar 0,1600 MPa, bambu wulung internodia sebesar 0,1783 Mpa.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.