ANALISIS POLA ALIRAN PERMUKAAN SUNGAI DENGKENG MENGGUNAKAN HYDROLOGIC ENGINEERING CENTER - RIVER ANALYSIS SYSTEM (HEC-RAS)

Amiroh Lina Fauziyyah, Suyanto Suyanto, Adi Yusuf Muttaqien

Abstract

Sungai merupakan sumber air yang terbuat dari alam dan mempunyai fungsi serba guna bagi kehidupan manusia. Namun, apabila tidak ada penanganan dan pemeliharaan secara khusus, sungai dapat menimbulkan bahaya yang merugikan manusia seperti banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal tersebut dengan cara mengetahui pola aliran permukaan sungai dan back water. Pola aliran yang diketahui dapat digunakan untuk melakukan perbaikan dan pengaturan sungai serta pertimbangan untuk pembangunan bangunan air. Penelitian ini akan dilakukan pada salah satu sungai yang selalu terancam bahaya banjir yaitu Sungai Dengkeng. Sungai Dengkeng adalah anak Sungai Bengawan Solo yang terletak di Kabupaten Klaten. Analisis pola aliran permukaan sungai akan dilakukan menggunakan program Hydrologic Engineering Center - River Analysis System (HEC-RAS) dan metode tahapan standar. Debit yang digunakan dalam perhitungan adalah debit maksimum yang terjadi pada Sungai Dengkeng dan Sungai Bengawan Solo selama tahun 2002-2013. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai kedalaman air pada bagian hilir lebih besar daripada kedalaman air pada bagian hulu. Hal tersebut disebabkan karena aliran berakhir pada sungai yang lebih lebar. Sungai Dengkeng termasuk pada penggolongan pola aliran permukaan landai / profil M (Mild) karena kemiringan dasar sungai lebih besar dibandingkan kemiringan kritis dan nilai yn lebih besar daripada yc pada setiap bulan. Nilai yn maksimum terjadi pada bulan Desember yaitu sebesar 5,00 m dengan nilai yc lebih kecil yaitu sebesar 2,464 m. Pola aliran ini terjadi karena ujung hilir dari Sungai Dengkeng yang landai terendam dalam Sungai Bengawan Solo yang kedalaman airnya lebih besar. Hasil perhitungan back water menunjukkan bahwa back water paling besar terjadi pada Bulan Januari sepanjang 18906 m. Berdasarkan hasil analisis program HEC-RAS, dapat dilihat bahwa back water yang terjadi lebih tinggi dibandingkan dengan tanggul. Oleh karena itu, harus diadakan perbaikan tanggul yang ada pada sepanjang Sungai Dengkeng sehingga adanya banjir yang terjadi akibat back water dapat dihindari.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.