STUDI GELOMBANG KEJUT PADA SILANG KA LETJEN S.PARMAN BALAPAN DENGAN MENGGUNAKAN EMP ATAS DASAR ANALISA HEADWAY

Lintang Ayu Pratiwi, Agus Sumarsono, Djumari Djumari

Abstract

Persilangan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya menimbulkan berbagai permasalahan antara lain panjang antrian dan waktu penormalan. Penelitian ini berlokasi di Silang KA jalan Letjen S. Parman Surakarta. Berdasarkan perbandingan antara emp rasio headway dan MKJI 1997 dihasilkan analisis emp rasio headway , nilai emp untuk sepeda motor (MC) 0,39 dan kendaraan besar (HV) 1,32. Nilai arus maksimum Model Greenshields sebesar 196,32 smp. Analisis gelombang kejut (shock wave) terbesar dihasilkan ?ab sebesar -4,15 km/jam, ?cb sebesar -12,53 km/jam, dan ?ac sebesar 7,55 km/jam dengan waktu penormalan 159,18 detik dengan durasi 121 detik. Analisis emp MKJI 1997 dihasilkan emp untuk sepeda motor (MC) 0,40 dan kendaraan besar (HV) 1,30. Nilai arus maksimum Model Greenshields sebesar 200,50 smp. Analisis gelombang kejut (shock wave) terbesar dihasilkan ?ab sebesar -4,34 km/jam, ?cb sebesar -12,52 km/jam, dan ?ac sebesar 8,44 km/jam dengan waktu penormalan 159,53 detik dengan durasi 121 detik. Dari data tersebut dapat disimpulakan bahwa hasil perhitungan dengan menggunakan emp rasio headway lebih kecil dibandingkan dengan emp MKJI 1997. Pada analisis perbandingan uji validasi model dengan menggunakan MAPE (Mean Absolute Precentage Error), waktu penormalan emp rasio headway lebih besar daripada waktu penormalan MKJI 1997 dengan selisih 0,01 %.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.