KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL

Suci Indah Suryani, Agus Setiya Budi, Sunarmasto Sunarmasto

Abstract

Beton bertulang merupakan struktur komposit yang berasal dari penggabungan dua bahan yaitu beton (agregat halus + agregat kasar + PC) dan baja sebagai tulangan. Penggunaan beton bertulang yang semakin meningkat menyebabkan penggunaan baja meningkat dan menimbulkan kekhawatiran semakin menipisnya ketersediaan bahan baku pembuatan baja. Para ahli struktur telah meneliti adanya kemungkinan penggunaan material lain dengan menggunakan bambu sebagai tulangan beton. Bambu merupakan sumber daya alam yang mudah didapat, murah, mudah ditanam, dan memiliki kuat tarik cukup tinggi yang mampu bersaing dengan baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat lentur pada balok beton tulangan bambu petung vertikal ukuran 10x5 mm. Benda uji berjumlah 14 buah terdiri dari 8 buah tulangan bambu dan 6 buah tulangan baja D 8 mm. Dimensi balok yang digunakan adalah panjang 1700 mm, lebar 110 mm dan tinggi 150 mm sedangkan dimensi bambu yang digunakan adalah panjang 1650 mm, lebar 10 mm dan tebal 5 mm. Mutu beton minimal yang direncanakan adalah fc'=17 MPa. Uji lentur dilakukan pada umur 28 hari dengan metode two point loading. Nilai kuat lentur analisis hasil pengujian laboratorium adalah 3,98 N/mm2 untuk balok bertulangan bambu dan 12,3693 N/mm2 untuk balok bertulangan baja.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.