EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BENKELMAN BEAM (BB) (Studi Kasus: Ruas Jalan Pakem-Prambanan)

Ibnu Setiadi, Ary Setyawan, Suryoto Suryoto

Abstract

Padatnya arus lalu lintas dan banyaknya kendaraan berat yang lewat dikhawatirkan membuat jalan mengalami penurunan kondisi perkerasan jalan. Jalan yang terus menerus terbebani oleh volume dan lalu lintas yang lebih besar dari yang direncanakan akan mengalami penurunan kondisi perkerasan jalan, untuk itu evaluasi perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kondisi permukaan perkerasan dan struktural perkerasan jalan pada ruas jalan Pakem - Prambanan. Jalan yang memiliki kondisi struktural baik seharusnya juga memiliki kondisi permukaan yang baik. Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Pakem - Prambanan pada segmen KM 15+500 sampai KM 25+500. Evaluasi kondisi permukaan perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), dengan data yang diperoleh dari lapangan. Sedangkan evaluasi kondisi struktur perkerasan menggunakan Benkelman Beam (BB) dari metode Bina Marga, dengan data sekunder yang diperoleh dari Bina Marga Yogyakarta. Hasil analisis lendutan Benkelman Beam kemudian digunakan untuk mendapatkan pemilihan penanganan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu suatu metode penelitian dengan mendeskripsikan suatu objek penelitian yang diteliti melalui sampel atau data dan dianalisis kemudian membuat kesimpulan. Hasil evaluasi kondisi permukaan perkerasan Jalan Pakem - Prambanan KM 15+500 sampai KM 25+500 menggunakan metode PCI menghasilkan nilai sebesar 53,98 % dengan kategori "Poor". Hasil evaluasi kondisi struktur perkerasan Jalan Pakem - Prambanan KM 15+500 sampai KM 25+500 menggunakan metode BB menghasilkan nilai Dwakil sebesar 1,9958 mm dengan usulan pemilihan jenis penanganan "Rekonstruksi". Analisis perbandingan hasil nilai PCI total dengan Dwakil keseluruhan menunjukkan kesesuaian dimana PCI menunjukkan "Poor" dan Dwakil menunjukkan "Rekonstruksi". Dari total 101 segmen, terdapat 43 segmen yang tidak sesuai antara kondisi PCI dan BB.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.