PEMETAAN ZONA KERENTANAN PADA LERENG SUSCEPTIBILITY LANDSLIDES ZONE MAPPING ON THE SLOPES

Asri Pangesthi Nugrahanti Putri, Raden Harya Dananjaya, Niken Silmi Surjandari

Abstract

Tanah longsor atau gerakan massa tanah merupakan salah satu bencana alam yang sering melanda daerah perbukitan. Penelitian ini melakukan analisis terhadap lereng yang berada di Jl. Cijeungjing - Situraja lama Kabupaten Sumedang. Analisis ini untuk mengetahui hasil pemetaan longsor berdasar lebar klaster, pengaruh lebar klaster peta safety factor (SF) dan lapisan tanah pada analisis SF. Metode Morgenstern-Price untuk perhitungan nilai SF dengan bantuan software Geoteknik dan software Geographic Information System (GIS). Data untuk analisis ini berupa data parameter tanah hasil tespit, borlog dan data kontur tanah sebelum pembangunan bendung. Hasil akhir yang didapat dari analisis tersebut adalah peta elevasi berdasarkan lapisan tanah, sudut kemiringan lereng, dan peta SF bedasarkan lebar klaster. Peta lokasi penelitian didominasi dengan daerah lereng stabil. Perbedaan analisis pada klaster dengan lebar 15 dan 30 meter mempengaruhi ketelitian penyajian peta dan analisis perhitungan. Kondisi lereng dengan tanah yang berlapis lapis menghasilkan lereng dengan perbedaan nilai parameter lapisan tanah. Kedalaman lapisan tanah yang bervariasi menyebabkan letak pertemuan antar lapisan tanah yang beragam dan akan menghasilkan perbedaan nilai SF.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.