PERILAKU PEMILIH DALAM KONTEKS SEGREGASI SOSIAL PASCA KONFLIK DI AMBON

David Timothi Lamerkabel, Izak Lattu

Abstract

Religion based residential separation that takes place in Ambon is an existence pattern which has lasted for a long time. This religion based residential separation is getting stronger when Ambon faced prolonged religion conflict. The strengthening of segregation path in Ambon also brings some impacts and big effects in every dimension, not only in social, culture, and economy, but also in politic that takes place in Ambon. In direct politic (regional head election), for example, there is a tendency that a person will be close only with his/her group and religion than with people of other religions. This research method uses descriptive qualitative method. This research finds that environment similarity factor still affects voter behavior on a candidate. Besides that, the voter also shows the degree of commonality of choice or political preference in the voter’s family environment. Then, voters in deciding his/her choice also puts forward his/her perception on the candidate and then determines his/her decision. Furthermore, there are also voters who poll for a candidate based on the programs that he/she offers.

Keywords: Voter Behavior, Segregation, Conflict

Abstrak

Keterpisahan permukiman berbasis keagamaan yang terjadi di Kota Ambon adalah sebuah pola keberadaan yang telah terjadi sejak dulu. Keterpisahan permukiman berbasis agama ini semakin menguat ketika Ambon mengalami konflik Agama yang berkepanjangan, Menguatnya jalur segregasi di Kota Ambon memberikan dampak dan pengaruh besar pada setiap dimensi, bukan saja sosial, budaya, dan ekonomi tetapi juga poitik yang terjadi di Kota Ambon. Dalam politik langsung (pilkada) misalnya kecendrungan orang akan akrab dengan sesama kelompok dan agamanya dibandingkan yang beragama lain. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa faktor kesamaan daerah masih mempengaruhi perilaku pemilih terhadap seorang kandidat. Selain itu, pemilih juga menunjukkan tingkat kesamaan pilihan atau preferensi politik di lingkungan keluarga pemilih. Kemudian pemilih dalam menjatuhkan pilihannya juga mengedepankan persepsi terhadap kandidat dan kemudian menentukan sikap. Selain itu ada pemilih juga yang memilih seorang kandidat dengan melihat program yang ditawarkan kandidat.

 

Kata Kunci: Periaku Pemilih, Segregasi, Konflik

Full Text:

PDF

References

Amirrachman, A. (Ed.). (2007) Revitalisasi Kearifan Lokal: Studi Resolusi Konflik di Kalimantan Barat, Maluku dan Poso. Jakarta, Indonesia: The International Centre for Islam and Pluralism (ICIP).

Amirrachman, A. (2012) Peace Education in the Mollucas: Between Global Models and Local Interests. Disertasi, University of Amsterdam.

Asfar, Muhammad (2006) Pemilu & Perilaku Memilih 1955-2004. Surabaya : Pustaka Eureka. David Apter (1985) Pengatar Analisa Politik.

Jakarta: LP3ES. 262-267.

Kavanagh, Dennis (1983) Political Science and Political Behaviour, Allen and Unwin (Chapter 1).

Kenneth D. wald and Samuel Shye (1995) Religious Influence in Electoral Behavior: The Role of Institutional and Social Forces in Israel. dalam The Journal of Politics, Vol. 57. No. 2. 495-507.

Mark N. Franklin (1995) Voting Behavior, dalam Seymour Martin Lipset (ed.), The Encyclopedia of Democracy, Volume IV (Washington, D.C.: Congressional Quarterly Inc).

Matthew Potoski (1994) Friends and Neighbors Voting in Gubernatorial and Senatorial Primaries, Southeastern Political Review, Vol. 22, No. 3. 543-548.

Pamungkas, Sigit (2010) Pemilu, Perilaku Pemilih & Kepartaian. Yogyakarta: Institute for Democracy and Welfarism.

Pomper, G. (1987) Voter’s Choice: Varieties of American Electoral Behavior. New York: Dod Mead Company.

Ratnawati, T. (2006) Antara Kekerasan dan Kontestasi Politik: Membangun Demokrasi Pasca Konflik Kasus Ambon. In T. Ratnawati & N. Kleden-Probonegoro (Eds.). Wacana Politik dan Budaya di Masa Transisi (pp. xxx-xxx). Jakarta: LIPI.

Roth, Dieter (2009) Studi Pemilu Empiris. Jakarta: Friedrich-Naumann

Stiftung-fur die Freihet.

Surbakti, Ramlan. (2010) Memahami Ilmu Politik. Jakarta: Grasindo.

Samuel P. Huntington dan Joan Nelson (1990) Partisipasi Politik di Negara Berkembang. Jakarta: Rineka Cipta.

Tomagola, dkk, (2005) Format Ulang Birokarasi Kota Ambon, Final Report Penelitian Birokarasi kota Ambon kerjasama antara, Decentralization Support Facility, Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia, The Royal Embassy of Netherlands. Ambon.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.