HUBUNGAN KEMANDIRIAN PERADILAN DENGAN KEYAKINAN HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI UNTUK PENEGAKAN KEADILAN

Mariyadi mariyadi

Abstract

Kemandirian peradilan bukanlah kebebasan absolut atau tanpa batas, tetapi kemandirian yang didasarkan oleh  norma yuridis, kode etik profesi, dan norma moral.  Bukti kemandirian peradilan ditentukan oleh peran hakim dalam menangani atau menyelesaikan perkara hukum, yang selain berdasar keyakinannya, juga  tidak karena adanya pengaruh dari kekuatan yang berasal dari pihak manapun.  Salah satu Institusi peradilan yang mampu menunjukkan kemandiriannya adalah Mahkamah Konstitusi (MK).  Hakim-hakim MK dalam menangani atau menyelesaikan perkara hukum yang dimohonkan pada MK didasarkan oleh keyakinannya, yang keyakinannya ini juga tidak lepas dari obyektifitas alat-alat  bukti yang dinilai kebenarannya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.