AKAR KONFLIK DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI KARIMUNJAWA

Anis Widyawati ,

Abstract

Abstract

Karimunjawa known as the “Mini Indonesia”, this is because the population is composed of various ethnic groups as Javanese, Bugis-Makassar, Madura, Bajo, Mandar, and Buton. However, the multicultural Karimunjawa of which is the consumption of alcohol and unrest among the people at the time held related to land ownership rights; fraud and theft committed by people outside Karimunjawa. While the psychological development; intergroup differences of interest

Abstrak

Karimunjawa dikenal sebagai “Indonesia Mini”, hal ini karena penduduknya terdiri dari berbagai etnis (suku) seperti Jawa, Bugis-Makasar, Madura, Bajo, Mandar, dan Buton. Namun, kondisi yang multikultural diadakan hiburan musik dangdut; perkelahian pemuda; ketegangan antara Balai Taman Nasional dengan masyarakat terkait dengan hak kepemilikan tanah; penipuan dan pencurian yang dilakukan oleh orang generasi; perkembangan zaman; masalah ekonomi; perkembangan psikologi remaja; perbedaan kepentingan antargolongan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.