TINdAK PIdANA PERdAGANGAN ORANG(HUMAN TRAFFICKING) KHUSUSNYA TERHAdAP PEREMPUAN dAN ANAK : SUATU PERMASALAHAN dAN PENANGANANNYA dI KOTA SEMARANG

Cahya Wulandari, Sonny Saptoajie Wicaksono

Abstract

Abstract

The rise ofhuman trafficking casesinIndonesia, raisesits own concerns. Various cases ofhuman trafficking is happening right now based on reports in the mass media and electronic media as well as some research show human trafficking especially in women and children need serious attention. Trafficking of women and children that occurred in Indonesia usually for prostitution, pornography, begging and domestic servants.This studyaims to determine the factors that cause the occurrence of women and children trafficking and find difficulties in handling cases of trafficking in women and children. This research was conducted with the juridical sociological analytical descriptive. Primary data and secondary data collected through free guided interview techniques, library research and documentation. Determination ofthe respondents conducted bypuporsive sampling. Data that has been collected analyzed qualitatively.The study concluded that: (a) the factors that influencehuman trafficking especiallyof women and children in general because of poverty, lack of education, lack of information andare in thesocio-cultural conditions that are less favorable for their development. (b) Constraints in the handling ofcases ofhuman trafficking apart due to lack ofknowledge ofthe law enforcement in implementing UU No.21 Year2007 on Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang is also due tothe lack ofcross-sectoral coordinationin the handling ofthe case.

Abstrak

Maraknya kasus perdagangan manusia di Indonesia, menimbulkan keprihatinan tersendiri. Berbagai kasus perdagangan manusia yang terjadi saat ini berdasarkan pemberitaan di media cetak dan elektronik serta beberapa hasil penelitian menunjukkan betapa kasus perdagangan manusia khususnya yang terjadi pada perempuan dan anak membutuhkan perhatian yang serius. Perdagangan perempuan dan anak yang terjadi di Indonesia biasanya untuk prostitusi, pornografi, pengemis dan pembantu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya trafficking/perdagangan perempuan dan anak dan mengetahui kendala dalam penanganan kasus-kasus perdagangan perempuan dan anak. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis sosiologis bersifat deskriptif analitis. Data primer maupun sekunder dikumpulkan melalui teknik wawancara bebas terpimpin, studi pustaka dan dokumentasi. Penentuan responden dilakukan dengan carapuporsive. Data yang telah terkumpul dianalisa secara kualitatif. Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa: (a) Faktor-faktor yang mempengaruhi human traffickingkhususnya terhadap perempuan dan anak pada umumnya karena kemiskinan, kurangnya pendidikan, kurang informasi dan berada pada kondisi sosial budaya yang kurang menguntungkan bagi perkembangan dirinya. (b) Kendala dalam penanganan kasus human traffickingselain disebabkan karena kurangnya pengetahuan para penegak hukum dalam menjalankan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang juga disebabkan kurangnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan kasus.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.