KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN CALON TUNGGAL TERHADAP PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT KEFAMENANU PADA PILKADA 2015 DI KABUPATEN TTU PROVINSI NTT

Veki Edizon Tuhana, Pawito ,, Mahendra Wijaya ,

Abstract

Abstract

The process of local elections is the right of every citizen to choose their leaders directly correspond running from an independent path to meet certain requirements. Concurrent local elections 2015 in Indonesia, which is in North Central Timor with a single candidate pair. Couples candidate election time carried out. This article is the result of research exploring: 1) analyzing the relationship between political communicator (single candidate pair) to the effects (voting behavior of society); 2) analyzing the relationship between the political message to the effect (voting behavior of society); 3) analyzing the relationship between media and interpersonal channels of the effect (voting behavior of society); 4) effects (voting behavior of society); As for the type of research is quantitative research with survey method.The study population was the whole community voters in District Kefamenanu City. The conclusions ofthe research and discussion is no relationship between political communicator with effect (voting behavior of society), there is a relationship between a political message to the effect, there is a relationship between are not have a relationship with the effects.

Keywords: Political communication, single candidate pair, the public voting behavior

Abstrak

Proses Pemilihan Kepala Daerah merupakan hak bagi setiap warga negara untuk memilih langsung pemimpinnya sesuai keyakinan dan penilaiannya terhadap calon yang diusulkan oleh masing-masing partai atau gabungan partai, atau yang mencalonkan diri dari jalur independen dengan memenuhi syarat tertentu. Pilkada serentak Tahun 2015 di Indonesia, salah satunya di Provinsi NTT, yaitu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dengan pasangan calon tunggal. Proses pilkada pasangan calon tunggal merupakan hal yang menarik karena sepanjang sejarah demokrasi dan sistem politik Indonesia baru pertama kali dilakukan. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang mengeksplorasi: 1) Menganalisis
hubungan komunikator politik (pasangan calon tunggal) terhadap efek (perilaku memilih masyarakat);2) Menganalisis hubungan pesan politik terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); 3) Menganalisis hubungan media dan saluran interpersonal terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); 4) Menganalisis hubungan model pendekatan sosiologis (agama yang dianut dan jenis pekerjaan) terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat pemilih di Kecamatan Kota Kefamenanu. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan adalah ada hubungan antara komunikator politik dengan efek (perilaku memilih masyarakat), ada hubungan antara pesan politik dengan efek, ada hubungan antara media dan saluran dengan efek, model pendekatan sosiologis (agama yang dianut dan jenis pekerjaan) tidak mempunyai hubungan dengan efek.

Kata kunci: Komunikasi politik, pasangan calon tunggal, perilaku memilih masyarakat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.