KESANTUNAN MELALUI PEMILIHAN KATA SAPAAN DALAM BAHASA MELAYU KUTAI: Suatu Kajian Sosiopragmatik

Wenni Rusbiyantoro

Abstract


Setiap bahasa memiliki sistem sapaan yang digunakan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama penutur dalam kehidupan bermasyarakat. Penggunaan kata sapaan yang tepat untuk menyapa mitra tutur akan dianggap santun dalam berbahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kata sapaan yang menunjukkan kesantunan dalam bahasa Melayu Kutai dan faktor –faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mengkaji kata sapaan dalam bahasa Melayu Kutai dari perspektif kesantunan. Penelitian kesantunan melalui kata sapaan dalam bahasa Melayu Kutai ini menggunakan teori sosiopragmatik. Hasil penelitian menunjukkan dalam bahasa Melayu Kutai terdapat penggunaan kata sapaan kekerabatan yang mengalami perluasan arti sehingga dapat dipergunakan untuk menyapa orang yang tidak memiliki hubungan kekerabatan. Penggunaan kata sapaan sebagai penanda identitas kelompok (in group) ini merupakan salah satu strategi penutur untuk mengurangi daya ancaman muka positif mitra tuturnya. Selain itu, faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan bentuk sapaan berkaitan dengan usia, jenis kelamin, situasi, keintiman, dan status sosial.

 

Kata kunci: Kata sapaan, kesantunan, sosiopragmatik


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20961/pras.v0i0.514

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20961/pras.v0i0.514.g476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding Prasasti diterbitkan oleh Program Studi S3 Linguistik PPs UNS

Prosiding Prasasti terindeks:


TOCS Journal UK
crossref
Flag Counter Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.